Y (15) sopir angkutan kota jurusan Ciputat Muncul babak belur dihajar warga di Jalan Asia Afrika, Kedaung, Pamulang, Tangerang Selatan, Rabu (23/5) dini hari. Warga kesal lantaran sopir tembak yang masih di bawah umur ini menabrak seorang remaja perempuan di kampung tersebut.
Kanit Lantas Polsek Pamulang Iptu Bambang Sunarko membenarkan kejadian itu. Kini sang sopir tengah diamankan di Mapolsek Pamulang.
"Yang bersangkutan sudah diamankan di Mapolsek, pengakuannya memang dia ini usai minum obat jenis Tramadol," terang Bambang.
Diterangkannya, bermula dari perilaku Y sang sopir tembak yang mengebut ketika memasuki Gang Masjid Darussalam. Sebelumnya dia juga menabrak pohon ketika memasuki gang.
"Oleh warga kemudian diteriaki tapi malah ngebut di jalan kampung, tak lama kemudian seorang remaja perempuan diserempet Y hingga kakinya terlindas," terang Bambang.
Dari situ kemudian warga geram dan mengejar sopir yang tak memiliki identitas ini.
"Korbanya atas nama Pusi Hamdayani (16), kakinya tergilas ban, tapi sopir ini bukannya berhenti untuk menolong korban, melainkan berusaha kabur sehingga menambah emosi warga," kata dia.
Sesampainya di depan Masjid Asia Afrika, angkot yang dikemudikan Y harus terhenti setelah menabrak pagar teras di pinggir jalan.
Hingga puluhan warga yang melakukan pengejaran secara membabi buta menghakimi sang sopir yang masih belasan tahun itu.
"Angkotnya dirusak warga, pengemudinya juga sempat diamuk sama warga sekitar. Untung ada warga lainnya yang mengamankan dan dibawa ke rumahnya sehingga korban bisa kami evakuasi," katanya.
Dari pengakuannya di hadapan polisi, sopir tembak ini gemar mengonsumsi sediaan farmasi jenis tramadol. "Sehari bisa nenggak 4 butir tramadol," ucap Bambang.