Tour 4 negara, pasutri asal Bali hilang di Johor Malaysia

Pasutri ini berangkat bersama rombongan 22 orang berangkat dari Jakarta melalui travel City Tour pada 14 Februari lalu.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Tour 4 negara, pasutri asal Bali hilang di Johor Malaysia
Malaysia. ©shutterstock.com

Pasutri asal Bali, Wayan Setiawan (39) dan istrinya Nengah Ardani (34) hilang dalam perjalanan tour ke luar negeri sejak Februari lalu. Hingga kini tidak ada kejelasan dan kabar berita dari keduanya. Lantaran tidak niat baik dan respon bertanggung jawab dari pihak Travel City Tour di Jakarta, akhirnya keluarga melaporkan ke Polda Bali."Kami sudah hilang kontak sejak perjalanan mereka. Seharusnya tanggal 19 Februari keluarga kami ini sudah kembali dari tournya. Saya tanyakan pihak travel berulang kali hingga hari ini, justru terkesan tidak bertanggung jawab, jadi maaf saya buka aja sudah kasus ini ke Polisi," tutur salah seorang kerabat pasutri asal Bangli yang hilang saat tour ke Luar negeri, Selasa (17/3) di Mapolda Bali. Pasutri ini berangkat bersama rombongan sebanyak 22 orang berangkat dari Jakarta melalui travel City Tour, 14 Februari 2015. Mereka dijadwalkan tour ke Filipina, Singapura, Thailand dan terakhir ke Johor Malaysia. Saat tour terakhir di Malaysia, keluarganya sudah hilang kontak. "Hilangnya kontak saat tour terakhir. Sewaktu masih di Singapura masih sempat pasang-pasang DP dan buat status," tuturnya.Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Hery Wiyanto menuturkan bahwa kasus ini sudah diterima laporannya oleh pihak Penyidik Reskrim Polda Bali. "Informasi dari Reskrim kasusnya sedang dialami, bukti-bukti surat keberangkatan serta sejumlah dokumen lain sudah dipegang petugas, ini yang kita dalami dulu," jelas Kombes Hery.Dijelaskan lagi bahwa kasusnya sudah sebulan terjadi, karenanya pihaknya akan mengambil langkah cepat dengan akan berkoordinasi ke Mabes Polri dalam hubungannya ke pihak Internasional. "Kabarnya, pihak keluarga mengaku sempat menghubungi Kedutaan RI di Malaysia namun disarankan untuk melapor ke polisi dahulu. Karena itu kita akan lakukan koordinasi nantinya dengan Mabes Polri di Jakarta," tegas Hery.

Rekomendasi