Ramuan Madura untuk hubungan intim lebih membara

Reporter : Ardini Maharani | Minggu, 15 Juli 2012 10:32




Ramuan Madura untuk hubungan intim lebih membara
sehat - seks. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Buka hanya racikan jamu tradisional yang sudah banyak dijual di kios pinggir jalan. Bagi masyarakat Madura ada satu ramuan yang dipercaya akan meningkatkan vitalitas saat berhubungan intim dengan pasangan.

Beberapa orang Madura kini tinggal di Jatibening, Bekasi, percaya betul akan khasiat ramuan ini. Itu sebabnya mereka masih menegak jamu itu saban malam Jumat, yang disebut oleh mereka yang saat ini bekerja sebagai tukang ojek sebagai malam diyakini Sunah Rasulullah untuk melakukan hubungan intim suami-istri.

Pantauan merdeka.com, saat menyambangi mereka, ramuan itu terdiri dari semacam akar tradisional direbus hingga air matang. Setelah itu bisa dicampur madu, telur. Campuran ini diklaim telah puluhan tahun membantu lelaki lebih percaya diri, terutama saat berhubungan seks. "Biasanya istri suka minta nambah," kata salah seorang meminta tidak disebutkan identitas.

Mereka mengaku, ketika ramuan diminum, badan terasa hangat, tenaga bertambah, begitu pula gairah untuk berhubungan. Para lelaki Madura ini mengaku jarang terkena penyakit seputar kemampuan seksual seperti disfungsi ereksi, ejakulasi dini, dan sebagainya.

Mereka mengaku, kunci utama ramuan berupa didatangkan khusus dari pulau penghasil garam itu. Para lelaki asli sana mengetahui persis mana asli atau palsu. "Yang asli biasanya bertekstur halus. Kalau palsu, selain kasar juga ada bercak-bercak putih seperti jamur. Khasiatnya kalau palsu sangat kurang atau tidak ada," kata mereka menerangkan.

Harga asli ramuan ini mencapai ratusan ribu rupiah karena didatangkan langsung dari kampung halamannya. Tapi mereka rela merogoh kocek supaya hasilnya memuaskan dan bisa dibagi dengan para tukang ojek lainnya. Jika menggunakan ramuan ini, besar-kecilnya ukuran penis lelaki tak jadi masalah. "Biar kecil yang penting kualitas dan kuantitas bermain. itu penting," ujar menjelaskan sambil tergelak.

Mereka mengatakan selain dibuat tradisional, ada pula kemasan instant berupa jamu bubuk atau pil dengan ekstra akar-akaran. Tapi khasiatnya masih kalah jauh dibandingkan meramu sendiri. "Saya pilih racik sendiri, lebih jreng khasiatnya," ujar mereka yang mengaku tidak pernah merasakan efek samping tidak ada bahan kimia.

[arr]

KUMPULAN BERITA
# Obat Kuat

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya






Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG iREPORTER
LATEST UPDATE
  • Isuzu andalkan MU-X di POS 2014
  • Pidato di depan dewan PBB, ini perasaan Emma Watson
  • Di kafe ini, harga kopi tergantung tingkat kesopanan pelanggan
  • BlackBerry Passport akhirnya tersedia di Indonesia!
  • Prabowo anggap Muktamar PPP kubu SDA yang sah
  • Jelang rilis trailer, Universal unggah 2 teaser 'FURIOUS 7'
  • Berusia 30 tahun Go Hye Sun akui tak tertarik pacaran
  • Penghentian penerimaan PNS tak berlaku untuk guru dan medis
  • Pukul warga sipil, anggota polisi Bali dibui 21 hari
  • Gantikan Puan, Olly Dondokambey jadi ketua fraksi PDIP sementara
  • SHOW MORE