Tito Yakin Tak Akan Ada Konflik Kepentingan Jika Pimpinan KPK Berasal Polri

Menurut Tito, ketika seorang perwira tinggi Polri masuk sebagai komisioner KPK, maka dia terikat dengan peraturan lembaga tersebut. Artinya untuk bekerja secara profesional, berbagai benturan kepentingan harus ditiadakan.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Tito Yakin Tak Akan Ada Konflik Kepentingan Jika Pimpinan KPK Berasal Polri
Kapolri Tito Karnavian usai salat idul fitri. ©2019 Merdeka.com/Nur Habibie

Kapolri Jendral Tito Karnavian berharap ada kandidat dari Polri yang lolos seleksi calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dia juga memastikan tidak akan ada konflik kepentingan jika pada akhirnya perwira tinggi Polri menjabat sebagai pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Selama ini sudah banyak anggota polisi di KPK. Masuk sebagai ketua, sebagai deputi, seperti Pak Heru Winarko. Sebagai direktur penyidikan, sebagai penyidik, banyak sekali di sana. Sebagian besar mereka profesional dan selesai dalam keadaan prestasi yang baik tidak ada masalah," tutur Tito di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (13/6).

Menurut Tito, ketika seorang perwira tinggi Polri masuk sebagai komisioner KPK, maka dia terikat dengan peraturan lembaga tersebut. Artinya untuk bekerja secara profesional, berbagai benturan kepentingan harus ditiadakan.

"Operasional setelah masuk ke KPK ya silakan ikut aturan KPK," jelas Tito.

Panitia Seleksi Calon Pimpinan (Pansel Capim) KPK sendiri telah menyambangi Mabes Polri dan menemui Tito. Pendaftaran pun dibuka mulai 17 Juni hingga 4 Juli 2019.

"Sudah ada beberapa nama yang menyampaikan keinginannya untuk maju. Ada delapan. Masih terbuka kesempatan (untuk perwira tinggi Polri lainnya)," Tito menandaskan.

Reporter: Nanda Perdana Putra

Sumber: Liputan6.com

Halaman
Rekomendasi