Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tingkatkan Minat Baca Siswa, Pemerintah Aceh Canangkan Satu Kelas Satu Buku

Tingkatkan Minat Baca Siswa, Pemerintah Aceh Canangkan Satu Kelas Satu Buku Ilustrasi membaca buku. ©2015 Pixabay

Merdeka.com - Pemerintah Aceh telah meluncurkan program Satu Kelas Satu Buku (Sakesaku) di Sekolah Menengah Atas seluruh Aceh. Program ini untuk memperkuat pergerakan literasi di sekolah sehingga bisa meningkatkan kecintaan membaca dan menulis.

Gerakan mencintai literasi ini diluncurkan oleh Dinas Pendidikan Aceh di SMA Negeri 1 Muara Baru, Kabupaten Aceh Utara, Selasa (29/10). Ini merupakan langkah awal agar seluruh pelajar bisa meningkatkan minat membaca dan menulis.

"Kegiatan ini sebagai pergerakan literasi sekolah. Gunanya agar lebih dapat meningkatkan kepedulian terhadap pendidikan, khususnya layanan pendidikan berbasis literasi dalam rangka membangun kualitas generasi Aceh dan kualitas pendidikan Aceh yang lebih baik," Kepala Dinas Pendidikan Aceh Rahmat Fitri di Banda Aceh, Rabu (30/10)

Menurutnya, penelitian Programme for International Student Assesment (PISA) yang digagas oleh Organization for Economic Cooperation and Development (OECD) bertujuan untuk memonitor literasi membaca, kemampuan matematika dan kemampuan sains. Khususnya diperuntukkan siswa berusia 15 tahun dengan maksud mengevaluasi dan meningkatkan metode pendidikan di suatu Negara.

"Ini yang diselenggarakan setiap tiga tahun sekali ini," jelasnya.

Berdasarkan penelitian itu, Indonesia menunjukkan bahwa tingkat literasi baik dalam membaca, matematika, maupun sains sudah baik. Maka OECD memiliki standar rata-rata internasional skor 500.

Itu sebabnya, untuk meningkatkan minat baca-tulis perlu dimulai sejak dini dan yang paling utama dimulai dari lingkungan keluarga dengan sasaran literasi anak-anak usia dini.

"Sehingga menjadi suatu kebiasaan seiring pertumbuhan usia generasi sampai mereka dewasa. Kebiasaan yang telah melekat pada diri anak akan berlanjut ketika mereka memasuki sekolah. Sehingga sangat terbantu dalam proses belajar mengajar di sekolah dalam memahami pelajaran dengan pengetahuan dan wawasan yang luas dari hasil membaca," tuturnya.

Sehubungan dengan peluncuran Gerakan Literasi sekolah, Kementerian dan Kebudayaan melalui permendikbud Nomor 21 tahun 2015 tentang penumbuhan budi pekerti. Rahmat mengaku, Dinas Pendidikan Aceh mendukung penuh program literasi yang dilaksanakan dilingkungan pendidikan seluruh Aceh.

(mdk/ray)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP