Sebanyak 3 jemaah haji asal Jawa Tengah meninggal dunia di Tanah Suci. Dua calon jemaah di antaranya tergabung dalam kloter 5, Kabupaten Batang dan 1 jemaah lainnya tergabung dalam kloter 15 asal Kabupaten Brebes.
Kasubbag Humas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Solo, Afief Mundzir mengatakan, calon jemaah haji terakhir yang meninggal bernama Supriyati Teguh Adam (51) yang tergabung dalam kloter 5. Wanita yang beralamat di Dukuh Kali Pucangsawit RT 01/07
Kranggan Tersono, Kabupaten Batang tersebut meninggal di Makkah pada Minggu (29/7) pagi akibat gangguan pernafasan.
Afief menambahkan, 2 jemaah lainnya meninggal dunia pada 23 Juli lalu. Kedua jemaah yang meninggal akibat serangan jantung tersebut bernama Sunarto Sueb Sahad (57), kloter 15 asal Kabupaten Brebes, wafat dalam perjalanan ke Madinah dan Siti Aminah Rasyip (57), kloter 15 asal Kabupaten Batang, yang wafat di pemondokan Madinah.
"Selain meninggal ada dua jemaah yang sakit dan mendapatkan perawatan di rumah sakit. Kedua jemaah bernama Sri Qomariyah Nurhayati (48) kloter 39 asal Solo dirawat di RSUD dr Moewardi. Yang satunya Suwanti Minto Suwarsono (49) kloter 41 asal Karanganyar, dirawat RS TNI AU. Keduanya mengalami anemia," jelas Afief, Minggu (29/7).
Afief menerangkan, memasuki hari ke-13, total calon jemaah haji asal Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang sudah masuk Asrama Haji Donohudan Embarkasi Solo sebanyak 14.396 jemaah atau 41 kloter. Dari jumlah tersebut, 39 kloter atau 13.682 telah diberangkatkan ke tanah suci dan 12.979 jemaah atau 37 kloter di antaranya telah tiba di Tanah Suci.
Sementara itu berdasarkan jadwal yang dirilis dari Sekretariat PPIH Embarkasi Solo menyebutkan, pagi ini pukul 04.45 WIB sebanyak 352 jemaah asal Kota Solo diberangkatkan ke Tanah Suci. Jemaah kloter 39 tersebut diterbangkan dengan pesawat Garuda Indonesia GIA 6408, melalui Bandara Internasional Adi Soemarmo Solo. Sebelumnya pukul 00.35 WIB, sebanyak 351 jemaah asal Solo dan Purworejo juga diberangkatkan dengan pesawat GIA 6109.