Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri merilis perkembangan terbaru, terkait Bupati Banggai Laut Wenny Bukamo (WB), Sabtu 5 Desember 2020. Sempat diberitakan reaktif Covid-19, sore ini Wenny dinyatakan non-reaktif dan langsung diterbangkan ke Jakarta untuk pemeriksaan terkait kasus dugaan korupsinya.
"Dari hasil tes Covid-19, WB setelah tangkap tangan 3 Desember, hasilnya reaktif, tapi kemudian, kembali dilakukan tes kembali hari ini, hasilnya non-reaktif," ujar Ali saat dikonfirmasi, Sabtu (5/12).
Selain WB, dua terduga pelaku lain yang sempat dinyatakan reaktif saat ditangkap, seperti Recky dan Hengky, juga telah dinyatakan non-reaktif hari ini. Sehingga ketiganya langsung diproses diterbangkan ke Jakarta untuk diperiksa.
"Ketiganya non-reaktif setelah kembali dilakukan rapid test dan hasilnya non Reaktif. Oleh karena itu hari ini ketiga KPK menuju langsung membawanya ke Gedung Merah Putih KPK dan telah tiba pada sekitar pukul 15.15 Wib," jelas Ali.
Ali menambahkan, ketiga akan menjalani masa tahanan 20 hari pertama sampai dengan tanggal 23 Desember 2020. Mereka ditempatkan di rumah tahanan terpisah.
"Untuk Wenny dan Recky KPK tempatkan di Rutan Polda Metro Jaya, dan Hengky di Rutan Polres Jakarta pusat," Ali menandasi.
Diketahui, Wenny ditangkap bersama lima orang lainnya yang sebelumnya telah ditetapkan sebagai tersangka kasus suap terkait pengadaan barang atau jasa di lingkungan Pemkab Banggai Laut, Sulawesi Tengah Tahun Anggaran 2020.
Lima orang tersebut adalah, yakni Recky Suhartono Godiman (RSG) yang merupakan Komisaris Utama PT Alfa Berdikari Group (ABG)/orang kepercayaan Wenny, Direktur PT Raja Muda Indonesia (RMI) Hengky Thiono (HTO), Komisaris PT Bangun Bangkep Persada (BBP) Hedy Thiono (HDO), Direktur PT Antarnusa Karyatama Mandiri (AKM) Djufri Katili (DK), dan Direktur PT Andronika Putra Delta (APD) Andreas Hongkiriwang (AHO).
Dikomfirmasi terpisah, untuk pihak lain yang turut diamankan, tetap dibawa ke Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan karena tidak reaktif.
"Segera setelah pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang diamankan, kami akan sampaikan perkembangan kasus ini secara lengkap," jelas Ali.
Reporter: Muhammad Radityo
Sumber : Liputan6.com