Hastuti (53), Ibunda Nurul Rezkianti (22), korban penumpang Lion Air JT610 mencari anaknya ke Posko Basarnas, Jakarta International Container Terminal (JICT) II, Jakarta Utara, Rabu (31/10). Sebelum Rezki pamit ke Bangka Belitung, Hastuti masih bercengkrama dengan putrinya lewat telepon.
Sayang, Hari Minggu (28/10) malam menjadi komunikasi terakhirnya dengan sang putri.
"Dia cuma bilang 'Bu saya mau ke Bangka sambil ngomong sambil cerita ketawa-ketawa. Dia sama temannya dari Palu," katanya di JICT.
Hastuti tidak ada firasat buruk saat putrinya terbang ke Bangka Belitung. Tapi tiba-tiba dia merasa lemas dan pikirannya kosong saat seperti merasakan musibah gempa di Palu.
"Terus dia (Rezki) bilang saya makan dulu ya, sebentar saya telepon lagi. Cuma malam itu karena Palu kan lagi ini setelah peristiwa kemarin (gempa dan tsunami, red), jadi jam setengah 9 sudah pada tidur," sambungnya.
Hastuti bercerita, putrinya merupakan lulusan UMN Malang. Dia sempat bekerja di Ambon dan berhasil membuka pariwisata di Ambon yang difasilitasi oleh organisasi AIESEC. Rezki pun ingin menekuni cita-citanya di bidang Pariwisata dan melancong ke Bangka Belitung.
"Cita-citanya tinggi sekali. Dia pengen membangun Indonesia. Dia dipanggil AIESEC ke luar tapi dia bilang Indonesia dulu. Dia maunya Indonesia dikenal dunia dulu pariwisatanya," ungkap Hastuti.
Terakhir, Hastuti melihat Rezki lewat foto, dengan mengenakan baju putih dan blazer hitam. Rezki, kata dia, memiliki tanda lahir tahi lalat di dekat suntikan imunisasi.
Dia masih berharap sang buah hati selamat dari kecelakaan tersebut dan kembali ke Palu. Dia berdoa yang Maha Kuasa memberikan keajaiban.
"Tapi kalau Allah menghendaki lain saya akan terima. Sebelum ada keputusan terakhir saya masih berharap dia masih dapat pertolongan yang kuasa. Karena kemarin saya belajar dari peristiwa (gempa dan tsunami, red) di Palu. Alhamdulillah nggak ada yang kena," tuturnya.
Rezki adalah wanita kelahiran Palu. Ayahnya adalah Ir. Hasanudin MT, dosen Unisma Palu. Dia punya saudara kandung bernama Nur Fadillah dan dan Falid. Nomor manifest Rezki adalah 127 dari daftar nama penumpang kecelakaan Lion Air JT610. KTP, STNK dan Kartu Mahasiswa Rezki sudah dikantongi oleh tim DVI RS Polri Kramat Jati.