Taksi online di Bandung kembali diintimidasi, kaca mobil driver dipecahkan
Merdeka.com - Intimidasi disertai aksi perusakan terhadap taksi online di Kota Bandung kembali terjadi. Pelakunya diduga sopir angkutan konvensional, berinsial HS, sudah diamankan jajaran kepolisian.
"Perusakan kali ini terjadi pada Grab (taksi online) di bawah flyover Kiaracondong Bandung," kata Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Yusri Yunus, pada wartawan, Jumat (20/10).
Aksi perusakan tersebut terjadi tepatnya di Pom Bensin Jalan Ibrahim Adjie (Kiaracondong) pada dini hari tadi pukul 03.30 WIB. Saat kejadian, sopir taksi online Robi Wahyudi (37) mengendarai Honda Cayla nopol D 1253 AFI.
Peristiwa itu bermula saat korban menjemput penumpang di depan SPBU, tiba-tiba dipepet mobil angkutan kota jurusan Cicaheum-Kebon Kalapa Bandung.
"Kemudian salah satu penumpang angkot tersebut turun dan menyuruh korban untuk menurunkan penumpangnya," ujarnya.
Tanpa mendengarkan penjelasan terlebih dahulu, sopir angkot main hakim sendiri. Kaca bagian belakang mobil korban dipecahkan. Berdasarkan keterangan saksi di lapangan, pelaku ini berjumlah tiga.
"Pelaku ini berjumlah tiga orang, tapi satu orang atas nama HS sudah berhasil kita tangkap," tandasnya.
Pelaku HS kini sudah berhasil diamankan. Sedangkan dua lainnya masih dalam proses penyelidikan kepolisian. Mobil yang jadi sasaran perusakan juga sudah diamankan sebagai barang bukti guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Aksi perusakan itu sebenarnya bukanlah yang pertama. Pada Rabu (18/10) intimidasi dialami empat taksi online oleh orang tidak dikenal. Tiga unit perusakan terjadi di depan Kampus Universitas Parahyangan (Unpar) dan di dekat RS Salamun Jalan Ciumbuluit Kota Bandung.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya