Tagih janji Ganjar soal pabrik semen, massa geruduk kantor Pemprov

Tagih janji Ganjar soal pabrik semen, massa geruduk kantor Pemprov. Warga menuntut Ganjar segera cabut izin lingkungan pembangunan pabrik PT Semen Indonesia.

Parwito
Oleh Parwito - Reporter
Tagih janji Ganjar soal pabrik semen, massa geruduk kantor Pemprov
Warga Rembang duduki kantor Pemprov Jateng. ©2016 Merdeka.com/parwito

Ratusan warga Rembang, Jawa Tengah (Jateng) dan sekitarnya yang menolak pembangunan pabrik Semen, menggeruduk kantor Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng, Jumat (9/12).Demo warga yang tergabung dalam Jaringan Masyarakat Peduli Pegunungan Kendeng (JMPPK) ini dilakukan, usai mereka longmarch dari Kawasan Gunung Kendeng sejauh 114 kilometer.Massa berjalan kaki selama empat hari, dari tanggal 5 sampai 9 Desember. Mereka sempat bermalam di Taman Srigunting, Kawasan Kota Lama, Kota Semarang, Jawa Tengah.Tujuan demo untuk menagih janji Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo untuk memfasilitasi antara warga dengan PT Semen Indonesia. Selain itu juga menuntut Ganjar mencabut izin lingkungan usai putusan Peninjauan Kembali (PK) Mahkamah Agung (MA) yang memenangkan gugatan warga."Kedatangan kami ke sini untuk menagih janji dari Pak Ganjar Pranowo yang katanya akan memfasilitasi warga terkait aksi penolakan kami terhadap penolakan pembangunan pabrik semen Rembang, karena ditingkat putusan MA yang dimenangkan oleh kami," ungkap Joko Supriyanto dalam orasinya di Halaman Kantor Pemprov Jateng, Jalan Pahlawan, Kota Semarang, Jawa Tengah.Usai berorasi sekitar 30 menit, ratusan warga Rembang yang diwakili belasan warga termasuk sesepuh JMPPK Gun Retno ditemui oleh perwakilan Pemprov Jateng. Ganjar tidak bisa menemui warga karena sedang melakukan kegiatan antikorupsi bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Riau."Pak Gubernur semalam telepon kepada saya untuk menemui warga yang datang hari ini. Beliau tidak bisa menemui karena sedang ada kegiatan di Riau terkait antikorupsi," ungkap Asisten Pemerintahan Pemprov Jateng Siswo Laksono saat menemui perwakilan aksi.Mendengar informasi tersebut, warga penolak pembangunan pabrik semen Rembang merasa kecewa. Hingga kini, warga yang mayoritas adalah ibu-ibu sekitar Pegunungan Kendeng memutuskan untuk bertahan hingga memperoleh kepastian terkait pencabutan izin lingkungan dan pembatalan proses pembangunan pabrik semen di Rembang.

Rekomendasi