Soal Suntikan Booster untuk Masyarakat, Satgas Tegaskan Dua Dosis Vaksin Sudah Cukup

Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan, dua dosis vaksin sudah cukup untuk membentuk kekebalan individu. Ini menanggapi pertanyaan terkait kemungkinan masyarakat mendapatkan suntikan booster dosis ketiga.

Wilfridus Setu Embu
Oleh Wilfridus Setu Embu - Reporter
Soal Suntikan Booster untuk Masyarakat, Satgas Tegaskan Dua Dosis Vaksin Sudah Cukup
PMI gelar vaksinasi Covid-19. ©Liputan6.com/Johan Tallo

Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan, dua dosis vaksin sudah cukup untuk membentuk kekebalan individu. Ini menanggapi pertanyaan terkait kemungkinan masyarakat mendapatkan suntikan booster dosis ketiga.

"Untuk saat ini secara umum dua kali dosis vaksin sudah cukup bagi masyarakat umum untuk membentuk kekebalan individu karena studi ilmiah menunjukkan rata-rata antibodi pada populasi dapat bertahan dalam jangka waktu bulanan bahkan tahunan," ujar dia dalam konferensi pers, Kamis (15/7).

Menurut dia meskipun saat ini muncul berbagai macam varian dapat mempengaruhi efektivitas vaksin, tapi WHO telah menyatakan bahwa keberadaan vaksin Covid-19 masih penting. Terutama dalam meminimalisir gejala yang ditimbulkan.

"Kejadian munculnya kasus positif setelah vaksinasi juga telah ditelaah. Dari studi Kohort dari 1,8 juta genom virus Covid-19 dari 183 negara di dunia menyatakan bahwa pasien yang sudah divaksinasi dan positif memperlihatkan adanya penurunan mutasi yang terjadi," ujar dia.

Karenanya, dia menegaskan bahwa vaksinasi tetap berperan penting untuk meminimalisir munculnya varian baru.

"Terlepas dari adanya penambahan booster dosis ketiga untuk tenaga kesehatan, pemerintah akan tetap fokus pada akselerasi vaksinasi demi pencapaian kekebalan komunitas di akhir tahun 2021," tutup Wiku.

Rekomendasi