Seorang lelaki Rivaldo Semuruk (16), dari dua korban yang tenggelam di pedalaman Sungai Teweh (anak Sungai Barito) di kawasan Desa Lampeong Kecamatan Gunung Purei Kabupaten Barito Utara (Barut), Kalimantan Tengah, ditemukan tewas. Rivaldo yang merupakan siswa SMAN 1 Kandui, warga Desa Majangkan, Kecamatan Gunung Timang, dan temannya Viktor (13) pelajar SMPN Kandui yang kini masih belum ditemukan, tenggelam saat mencari buah durian di Desa Lampeong Kecamatan Gunung Purei pada Minggu (3/1) sekitar pukul 15.00 WIB.
"Salah satu korban ditemukan warga pada Rabu (6/1) sekitar pukul 09.30 WIB yang lumayan jauh dari lokasi tenggelamnya kedua korban," kata Kapolsek Gunung Purei Iptu Supratman, ketika dihubungi di Desa Lampeong, Kecamatan Gunung Purei, Kamis (7/1).Kedua korban tenggelam saat mengisi liburan sekolah mencari buah durian bersama dua orang kerabat lainnya bernama Kiky dan adiknya di kawasan hutan Desa Lampeong. Dalam perjalanan pulang, mereka menyeberangi Sungai Teweh yang ketika itu arusnya deras karena debit air naik.Saat itu Kiky dan adiknya langsung berenang menyeberangi Sungai Teweh, sedangkan korban Rivaldo dan Viktor menyeberang dengan menggunakan kayu bulat. Namun saat itu kedua korban langsung tenggelam dan terbawa arus sungai yang deras.Setelah keduanya tenggelam dan tidak timbul lagi, Kiky dan adiknya langsung melaporkan kepada keluarga korban di wilayah kecamatan yang berbatasan dengan Kecamatan Damai Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur itu.Upaya pencarian dilakukan petugas dan masyarakat setempat dan satu korban sudah ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia, sedangkan korban lainnya masih hilang."Saat ini satu korban sudah ditemukan dan yang lain masih dicari," kata Kapolsek Gunung Purei, seperti dilansir Antara.
Siswa SMA tewas saat mencari durian di hutan
Siswa SMA itu tewas tenggelam di anak sungai Barito.
Rekomendasi