Sirkulasi Siklonik, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat dan Angin

BMKG menyebutkan terdapat sirkulasi siklonik di Samudera Hindia Selatan Jawa Barat dan Jawa Timur, Kalimantan Tengah, dan Filipina, dengan konvergensi memanjang dari Laut Arafuru dan Papua.

Fikri Faqih
Oleh Fikri Faqih - Reporter
Sirkulasi Siklonik, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat dan Angin
Cuaca Buruk. ©2012 Merdeka.com/imam buhori

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca adanya sirkulasi siklonik yang berpotensi menyebabkan terjadinya hujan lebat di sejumlah daerah. Hujan yang diperkirakan akan disertai angin kencang tersebut terjadi pada 7-9 Maret 2020.

BMKG menyebutkan terdapat sirkulasi siklonik di Samudera Hindia Selatan Jawa Barat dan Jawa Timur, Kalimantan Tengah, dan Filipina, dengan konvergensi memanjang dari Laut Arafuru dan Papua.

Daerah belokan angin terdapat di Sumatera bagian tengah, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Utara. Seperti dilansir dari Antara, massa udara basah di lapisan rendah terkonsentrasi di sebagian besar wilayah Indonesia kecuali Sumatra Utara.

Data yang telah diperbaharui per Sabtu (7/3) pukul 21.28 WIB, menyebutkan daerah yang berpotensi mengalami hujan lebat pada Minggu (8/3) yakni, Sumatera Barat, Lampung, Jawa Tengah, Bali, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Tenggara.

Untuk wilayah yang berpotensi hujan lebat disertai angin kencang, kilat atau petir adalah Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Jawa Barat, Jabodetabek, Jawa Timur, NTB, NTT, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan dan Papua.

Sementara pada Senin (9/3) mendatang, prakiraan daerah yang berpotensi hujan lebat adalah Sumbar, Jateng, Yogyakarta, Bali, Kalteng, Kalimantan Utara, Gorontalo, Sulteng, dan Sultra.

Daerah yang berpotensi hujan lebat disertai angin, yakni Bengkulu, Jambi, Kepulauan Bangka Belitung, Jabar, Jatim, NTB, NTT, Kaltim, dan Papua.

Rekomendasi