Kereta api (KA) uap kuno buatan Jerman tahun 1951-1955 milik Pemkot Solo dikembalikan ke Stasiun Purwosari, Kamis (6/2). KA tersebut menjalani perawatan di Balai Yasa Yogyakarta, sejak Oktober 2018 lalu.
"Hari ini lokomotif diberangkatkan dari Stasiun Lempuyangan jam 9.00 ke Stasiun Purwosari," ujar Manajer Humas PT KAI Daop 6 Yogyakarta.
Menurut dia, keberangkatan Loko Uap D1410 dari Stasiun Lempuyangan dikawal langsung oleh Kadaops 6 Yogyakarta. Rencana tiba di Purwosari 12.27 WIB akan disambut Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo.
Seperti diketahui, KA uap kuno dipesan oleh Jokowi semasa masih menjabat sebagai Wali Kota Solo tahun 2012. KA tersebut diambil dari Taman Mini Indonesia Indah (TMII) dengan truk, dan tiba di Solo sejak 17 November 2016.
Lokomotif dengan panjang 14.135 mm dan lebar 2.642 mm tersebut sempat mangkrak hingga 2 tahun. Lokomotif berseri D52 dengan berat kosong 52,6 ton (lokomotif saja) tersebut
Sebelumnya, Executive Vice President Balai Yasa Yogyakarta Hasyim Suwondo mengemukakan, lokomotif uap tersebut mendapatkan perawatan agar bisa beroperasi. Menurutnya, Balai Yasa hanya menjadi tempat perawatan saja. Sedangkan pelaksanaan perawatan dilakukan bagian aset kantor pusat, karena KA tersebut termasuk heritage, sehingga perlu penanganan khusus.