Sepekan Sungai Citarik meluap, jalan raya Cicalengka tertutup lumpur

Akibatnya warga Cicalengka yang hendak ke arah Kota Bandung maupun sebaliknya tidak bisa melintas.

Dede Rosyadi
Oleh Dede Rosyadi - Reporter
Sepekan Sungai Citarik meluap, jalan raya Cicalengka tertutup lumpur
Ilustrasi Banjir. Merdeka.com/Arie Basuki

Jalan raya Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, masih tertutup banjir lumpur akibat luapan air Sungai Citarik yang sudah terjadi sejak sepekan lalu. Banjir lumpur di Jalan Raya Cicalengka itu diperkirakan setinggi 50 sentimeter sampai 1 meter, menutup seluruh badan jalan."Sudah delapan hari Jalan Cicalengka di Citarik tidak bisa dilewati kendaraan seperti biasanya karena banyak lumpur," kata Yadi warga Desa Panenjoan, Kecamatan Cicalengka, Kamis (21/4).Yadi mengungkapkan, bencana banjir akibat luapan Sungai Citarik itu terjadi sejak Selasa (12/4), akibatnya warga Cicalengka yang hendak ke arah Kota Bandung maupun sebaliknya tidak bisa melintas.Pengguna kendaraan roda dua maupun empat terpaksa harus memutar arah, yang jaraknya lebih jauh."Kalau dipaksakan lewat bisa bahaya, karena lumpurnya tebal, paling truk gede yang bisa lewat Citarik," beber Yadi.Warga Cicalengka lainnya, Dani Nuroni mengeluhkan masalah banjir Citarik yang berada diperbatasan kabupaten itu belum bisa diselesaikan oleh Pemerintah Kabupaten Bandung maupun Sumedang.Menurutnya, banjir lumpur karena adanya penyempitan dan pendangkalan Sungai Citarik di wilayah Bandung maupun Sumedang. Sehingga air sungai meluap ketika terjadi hujan deras."Sudah bertahun-tahun setiap hujan daerah Citarik selalu banjir, dan kejadian sekarang lebih parah, sampai berhari-hari jalan tidak bisa dilewati," ungkap Dani.Dia berharap persoalan banjir di Cicalengka dapat segera diatasi oleh pemerintah, sehingga warga dapat beraktivitas seperti biasa."Jangan biarkan banjir di Cicalengka terus terjadi, warga butuh kenyamanan. Pemerintah harus segera menyelesaikannya," papar Dani seperti dilansir Antara.

Rekomendasi