Seorang Ibu Hamil Korban Gempa di Mamuju Trauma usai Tertimpa Dinding Rumah

Seorang ibu hamil tiga bulan yang menjadi korban gempa Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar) mengalami penurunan kesehatan. Perempuan yang bertahan di tenda pengungsian harus dievakuasi oleh tim Biddokkes Polda Sulbar.

Ahmad Udin
Oleh Ahmad Udin - Reporter
Seorang Ibu Hamil Korban Gempa di Mamuju Trauma usai Tertimpa Dinding Rumah
Korban gempa di Mamuju. ©2021 Merdeka.com

Seorang ibu hamil tiga bulan yang menjadi korban gempa Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar) mengalami penurunan kesehatan. Perempuan yang bertahan di tenda pengungsian harus dievakuasi oleh tim Biddokkes Polda Sulbar.

Pengungsi dengan kondisi hamil tiga bulan tersebut bernama Rosmawati, asal Dusun Popanga, Desa Botteng Utara, Kecamatan Simboro Kabupaten Mamuju. Sudah tiga hari tiga malam bertahan di pengungsian bersama suami dan kelima anaknya.

"Saya bertahan di pengungsian selama tiga hari tiga malam sebelum istri saya dievakuasi oleh medis dari Polda. Kondisinya sangat lemah dan trauma habis ditimpa dinding rumah. Dan alhamdulillah kami selamat semua pak," kata Yusman yang setia mendampingi istri yang masih dalam perawatan di RS Bhayangkara Polda Mamuju, Kamis (21/1).

Saat terjadi gempa bumi magnitudo 6,2, dinding rumah Yusman ambruk. Bahkan dua anaknya tertimpa reruntuhan. Keduanya berhasil dievakuasi keluar, sedangkan anaknya yang lain sudah terlebih dahulu keluar rumah. Sedangkan Rosmawati, sempat tertimpa dinding rumah yang menyebabkan luka di kepala.

"Istri saya kena timpaan batu dinding rumah saya yang akhirnya luka dan berdarah, sementara enam anak saya semuanya berhasil saya evakuasi di tenda pengungsian," tutur Yusman.

Terpisah, Kabidokkes polda Sulbar Kombes Pol. Asmarahadi mengaku ibu hamil tersebut sudah berada di RS Bhayangkara Mamuju. Pasien ibu hamil tersebut bertahan beberapa hari di tenda pengungsian. Selama di pengungsian, Rosmawati mengalami trauma.

Menurut dia, trauma kapitis atau cidera di kepala disebabkan karena benturan benda tumpul sehingga menyebabkan kerusakan mendadak pada otak.

Rekomendasi