Warga Banjar Serong, Desa Gumbrih, Kecamatan Pekutatan, Kabupaten Jembrana, Bali digegerkan dengan penemuan tulang belulang manusia di dalam hutan, Minggu (7/6).Tulang belulang tersebut ditemukan pertama kali oleh I Wayan Adi Suka Arnawa (46 tahun), warga Banjar Serong, Desa Gumbrih, Kecamatan Pekutatan, Jembrana, saat sedang mencari kayu bakar. Lokasi penemuan tulang itu di tengah hutan Banjar Adat Sari, Dusun Serong, Desa Gumbrih, tepatnya di bawah tebing dekat sungai. Penemuan itu lantas dilaporkan kepada pengurus desa adat setempat dan diteruskan ke Polsek Pekuatan.Polisi yang menerima laporan bersama sejumlah warga langsung ke lokasi. Dari hasil olah TKP, diketahui tulang belulang manusia tersebut masih lengkap dan letaknya menyatu. Dekat tulang juga ditemukan baju warna hijau, kain selendang merah, dan kain kemben warna coklat. Kasat Reskrim Polres Jembrana, AKP Gusti Made Sudarma Putra, membenarkan temuan tulang belulang tersebut."Saat ini kami masih melakukan olah TKP sekaligus pemeriksaan terhadap tulang belulang tersebut. Nanti perkembangannya akan kami sampaikan," kata Sudarma.
Sedang mencari kayu bakar, Adi temukan gundukan tulang manusia
Di dekat tulang ditemukan pakaian diduga milik korban. Polisi masih mengusutnya.
Rekomendasi