Sabotase CCTV, Dua Pembobol ATM Gasak Rp470 Juta dari Mini Market Magelang
Merdeka.com - Polisi melumpuhkan dua pelaku kejahatan pembobol ATM di sebuah mini market di Mertoyudan, Kabupaten Magelang. Dua pelaku warga Yogyakarta yakni RA, (35), dan ARW, (26) terpaksa diberikan tindakan tegas terukur karena mencoba melawan petugas saat hendak ditangkap.
"Dua pelaku ini profesinya driver online. Dan selain di Mertoyudan mereka pernah melakukan aksi serupa di tiga lokasi, diantaranya di Kebumen, Temanggung, dan di Sukoharjo," kata Kapolres Magelang AKBP Ronald Purba, Minggu (15/8).
Dia mengungkapkan modus operandi yang dilakukan para pelaku ini dengan cara memanjat tembok samping minimarket dan menjebol plafon pada Jumat (13/8) pukul 05.30 WIB di Jalan Sarwo Edi Wibowo, Mertoyudan, Kabupaten Magelang.
"Mereka memutus semua CCTV, bahkan lensa-lensa kamera CCTV dipilok agar tidak teridentifikasi pelakunya," ungkapnya.
Usai berhasil masuk, kemudian mengelas ATM yang baru diisi lalu isi uang tersebut digasak senilai Rp470 juta. "Berdasarkan audit pada waktu olah TKP kerugian sebesar Rp470 juta," jelasnya.
Dari pengakuan tersangka uang hasil kejahatan itu digunakan untuk foya-foya dan membayar utang. "Tersangka mengaku terlilit hutang jadi uang tersebut oleh tersangka RA digunakan untuk membayar hutang, sedangkan tersangka ARW digunakan untuk membeli mobil dan membeli pakaian," terang Ronald.
Petugas menyita sejumlah barang bukti berupa uang tunai Rp113 juta, mobil, peralatan seperti linggis, hingga tabung gas LPG. Kedua pelaku masih dalam pemeriksaan polisi untuk pengembangan.
"Kedua pelaku kita kenakan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara,” tandasnya.
(mdk/ray)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya