Reformasi birokrasi adalah salah satu misi Ganjar Pranowo dalam masa awal pemerintahannya di Jawa Tengah. Dia memerintahkan jajarannya menolak dan melaporkan setiap gratifikasi.Ganjar memberi contoh dengan mengembalikan empat barang yang dia terima ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ada jaket Harley Davidson, ornamen emas 24 karat seberat 10 gram, radio bermaterial kayu, dan satu set alat kosmetik yang pernah diterima istrinya, Siti Atikoh.Konsistensinya membuat KPK menganugerahi Ganjar sebagai gubernur pengendali gratifikasi terbanyak 2015.Kesadaran pejabat di Jateng dalam menolak gratifikasi menurut Ganjar semakin meningkat. Ganjar menyebut, pada tahun 2015, jumlah pelaporan sebanyak 40 laporan dengan total nilai Rp 13.960.000.Sedangkan pada awal tahun 2016, per 20 Januari 2016 tercatat sudah ada pelaporan sebanyak lima laporan dengan total nilai finansial Rp 54.100.000 dan USD 670.Badan Pemeriksa Keuangan mengapresiasi gerakan laporan harta kekayaan pejabat Negara (LHKPN) yang digencarkan Ganjar di Jateng. Ganjar tidak hanya mewajibkan pejabat eselon dua untuk lapor LHKPN sesuai aturan, tapi juga eselon tiga dan empat. Ganjar sendiri memasang LHKPN-nya di dinding kantor gubernur.Hal penting lain yang dilakukan Ganjar ialah lelang jabatan. Dia melelang jabatan Sekda, kepala dinas, direktur bank jateng, dan pos-pos penting di jabatan eselon tiga. Lelang ini berhasil memupus kecurigaan sebagian kelompok yang menuding Ganjar akan menghabisi gerbong birokrasi musuh-musuh politiknya di Pilkada. Untuk meningkatkan etos kerja sekaligus mengikis korupsi, gubernur menaikkan tunjangan pegawai. Di sisi lain, setiap perilaku tidak terpuji mendapat ganjaran setimpal. Selama tiga tahun menjabat gubernur, Ganjar telah memecat puluhan PNS. Mereka dinyatakan terbukti melakukan pungutan liar di Samsat, indisipliner akut, penipuan, hingga perselingkuhan. Samsat adalah satu di antara kantor yang menjadi perhatian Ganjar. Hal ini karena banyak laporan masyarakat yang mengeluhkan pungli dan layanan buruk di Samsat. Ganjar kemudian mengunjungi satu per satu dari 35 kantor Samsat di Jateng. Dia memberi briefing sendiri kepada pegawai, baik tentang layanan, pungli, sampai attitude dan kebersihan lingkungan.Untuk merangsang kinerja dan pelayanan, Pemprov menggulirkan Samsat Award setiap tiga bulan. Kantor Samsat berkinerja terbaik mendapat reward dari gubernur.
Reformasi birokrasi, terbanyak kembalikan gratifikasi
Ganjar pernah melaporkan pemberian kepadanya berupa jaket Harley Davidson hingga ornamen emas 24 karat seberat 10 gram.
Advertisement
Rekomendasi