Salah satu posko antemortem didirikan Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta. Posko itu dipadati keluarga korban pesawat Lion Air JT-610. Mereka menunggu kejelasan nasib sanak keluarganya.
Salah satunya ada dari keluarga besar Lydia Shahab. Dia sedang menanti kabar terakhir adik kandungnya yang bernama Cosa Rianda Shahab.
"Adik saya salah satu korban Lion Air," ucap dia ketika ditemui di lokasi, Selasa (30/10).
Lydia menjelaskan, adiknya berkerja di salah satu perusahaan Timah di Bangka. Setiap dua minggu pulang ke rumahnya di kawasan Kemayoran, Jakarta.
Dia melanjutkan, sang adik Senin kemarin kembali ke Pangkal Pinang. Namun, nahas pesawat yang ditumpangi mengalami kecelakaan. Kabar itu diperolehnya sekira pukul 09.15 WIB.
"Awalnya saya tidak percaya tapi di manifest nama-nama penumpang ada nama Cosa. Kemudian, di kontak juga tidak aktif. Kemudian pukul 10.00 WIB teman adik saya memastikan bahwa benar adik saya turut jadi korban," ujar dia.
Hari ini, Lydia mengikuti proses antemortem. Dia menyerahkan sejumlah data-data pendukung dan informasi mengenai ciri-ciri fisik adiknya tersebut.
"Ditanyakan tinggi badan, berat badan, warna rambut dan sidik jari. Terus ditanya pada saat berangkat pakai baju, dan sepatu apa," terang dia.
Tak cuma itu, tadi Tim DVI juga telah mengambil sampel darah ayahnya. Dia berharap data-data tersebut dapat membantu proses indentifikasi jenazah adiknya.
"Semoga cepat ditemukan supaya jenazah segera dibawa ke Pangkal Pinang untuk dimakamkan di sana," tandas dia.
Reporter: Ady Anugrahadi