St, guru SMP di Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, dilaporkan ke polisi karena melakukan tindakan asusila terhadap 4 siswinya, Rabu (12/11). Dengan alasan iseng, dia meraba dada siswinya di jam ekstrakulikuler.Dia lalu dilaporkan ke kepala sekolah oleh para korban, lalu diteruskan ke polisi.Anehnya, meski sudah dilaporkan ke polisi, Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri mengaku belum menerima laporan terkait kasus tersebut. Namun demikian, Dinas Pendidikan siap memberi sanksi terhadap guru kesenian itu.Menurut Kabag Humas Pemkab Kediri Muhammad Haris Setiawan, terkait dengan kasus pelecehan seksual yang dilakukan guru itu, Dinas Pendidikan masih menunggu hasil penyidikan dan proses hukum."Sanksi tegas tetap akan dijatuhkan pada St, dan tidak menutup kemungkinan hingga sanksi pemecatan jika memang terbukti bersalah," kata Haris menegaskan.Sumber merdeka.com menyebutkan, St mengajar seni tari kepada para siswanya sebagai kegiatan ekstrakulikuler. Namun dalam praktiknya, dia sering menggerayangi bagian terlarang siswinya."Awalnya iseng, akhirnya keterusan. Tidak hanya digerayangi tapi juga diisap. Akhirnya para siswa lapor kepala sekolah dan kemudian oleh kepada sekolah dilaporkan ke polisi," ujarnya.
Raba dan isap payudara siswi, keisengan guru SMP ini kebablasan
Guru itu dilaporkan ke kepala sekolah oleh para korban, lalu diteruskan ke polisi.
Advertisement
Rekomendasi