Puncak Banjir Bandang, Dua Warga Terluka, 900 Orang Mengungsi
Merdeka.com - Dua warga luka akibat banjir bandang di Kampung Rawa Dulang, Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Selasa (19/1) pagi.
Kepala Desa Tugu Selatan, Eko Windiana menjelaskan, dua orang yang mengalami luka tersebut saat ini ditangani oleh tim medis Puskesmas Cibeurem. Eko mengimbau warga waspada potensi banjir susulan.
Kata Eko, banjir bandang akibat luapan Kali Cisampay anak Sungai Ciliwung itu, memaksa lebih dari 900 warga mengungsi ke Wisma Agro Wisata Gunung Mas.
"Total ada 900-an warga dari sekitar 400 kepala keluarga (KK) di empat RT dan dua RW. Semua sudah diungsikan," kata Eko.
Sementara itu, Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, Budi Pranowo menjelaskan, pada Selasa sekitar pukul 04.00 WIB, luapan air Kali Cisampay, mulai memasuki kawasan Agro Wisata Gunung Mas.
"Iya air mulai naik jam 4 pagi tadi. Kan hujan dari Senin malam itu di kawasan Puncak. Masyarakat juga langsung berlarian mencari tempat aman," kata Budi.
Namun, pihaknya masih melakukan pendataan kerugian material akibat banjar bandang ini. "Belum diketahui kerugian materialnya," kata dia.
Sementara warga dievakuasi ke masjid dan tempat yang lebih aman.
"Tim BPBD terdiri dari tim evakuasi dan perlengkapan, tim tenda shelter logistik, serta tim P3K dengan ambulans untuk jemput apabila ada pengungsi," kata Budi.
(mdk/rnd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya