Pulang pesta ulang tahun, Nadia tewas tenggelam di Sungai Pawan

Nadia tidak berhasil menyelamatkan diri, hanyut terseret arus sungai.

Saud Rosadi
Oleh Saud Rosadi- Reporter
Pulang pesta ulang tahun, Nadia tewas tenggelam di Sungai Pawan
Ilustrasi Orang Tenggelam. ©2014 Merdeka.com

Nadia Sara (16), siswi sebuah sekolah menengah kejuruan di Ketapang, dilaporkan tenggelam di Sungai Pawan, desa Mulia Ratu, kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat. Setelah sembilan jam pencarian, tim SAR menemukan kondisi Nadia tak bernyawa.‎

Nadia dilaporkan tenggelam oleh orangtuanya, Ishak, yang juga pegawai instansi pemerintahan di pemkab Ketapang. Sebelum kejadian, Nadia diketahui pergi bersama rekan-rekan seusianya merayakan ulang tahun di area keramba ikan, Sungai Pawan.

Humas Basarnas Kantor SAR Pontianak, Untung Supriadi menuturkan, Nadia terpeleset bersama seorang temannya dan tercebur ke Sungai Pawan. Rekan Nadia sempat memegang tali keramba sehingga tidak terseret arus deras di bawah permukaan sungai.

"Sementara Nadia tidak berhasil menyelamatkan diri, hanyut terseret arus sungai, tidak lagi muncul ke permukaan," ujar Untung kepada wartawan Rabu (30/3).

Tim Basarnas langsung berkoordinasi dengan jajaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten Ketapang untuk melakukan pencarian korban. Tim SAR menyisir hingga ke hilir sungai dengan harapan Nadia masih bisa diselamatkan. Namun belum membuahkan hasil. Tim SAR gabungan memutuskan melakukan pencarian dengan penyelaman di titik lokasi terakhir korban Nadia terlihat rekan-rekannya.

Pencarian menemukan titik terang dan berbuah hasil. Jasad Nadia berhasil ditemukan tim SAR gabungan, Selasa (29/3) sore kemarin, dalam kondisi tidak bernyawa.

"Korban berhasil kita evakuasi bersama dengan masyarakat setempat, dan kemudian kami serahkan kepada pihak keluarga korban," kata Untung.

Rekomendasi