Tito Tak Masalah Singapura Usut Perusahaan Terkait Karhutla

Tito menilai kerja sama kawasan diperlukan untuk memperkuat pengendalian karhutla dan mencegah asap meluas.

Uliyanti Mayhani
Oleh Uliyanti Mayhani- Reporter
Tito Tak Masalah Singapura Usut Perusahaan Terkait Karhutla
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian. (Dok. Istimewa)

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menanggapi rencana Singapura selidiki perusahaan karhutla yang diduga bertanggung jawab atas kebakaran hutan dan lahan di Indonesia, setelah asap turut memengaruhi kualitas udara di negara tersebut.

Ia mencontohkan, Singapura pernah memberikan tekanan kepada perusahaan perkebunan kelapa sawit yang diduga berkaitan dengan kebakaran hutan, karena perusahaan-perusahaan itu memiliki afiliasi kepentingan finansial di Singapura.

"Sepanjang itu dilakukan dengan sistem hukum masing-masing, enggak ada masalah. Kalau sistem hukum yang berlaku di Singapura seperti itu, mereka juga menggugat sesuai dengan hukum yang ada di Singapura dan berlaku hukum internasional, ya kita enggak ada masalah," kata Tito dalam konferensi pers di Gedung Kemenko Polkam, Senin (19/10/2026).

Kerja Sama Usai Singapura Selidiki Perusahaan Karhutla

Tito mengklaim pemerintah Indonesia telah berupaya maksimal menangani karhutla. Namun, karena dampaknya dirasakan lintas negara, ia menilai kerja sama kawasan diperlukan untuk memperkuat pengendalian kebakaran dan mencegah kabut asap meluas.

“Kita sama-sama bekerja sebagai tetangga ini untuk sama-sama melakukan pengendalian, mitigasi kebakaran hutan dan lahan ini agar tidak berdampak lebih buruk dengan segala cara,” ujarnya.

Di sisi lain, pemerintah Indonesia menegaskan akan menindak perusahaan yang terbukti terlibat dalam karhutla. “Termasuk di antaranya kalau memang ada korporasi-korporasi yang terlibat, pemerintah Indonesia tidak akan segan-segan menindak tegas,” ucap Tito.

Rekomendasi