Polisi bekuk pembunuh pria tewas di Cakung, ini modus pelaku

Korban sebelumnya mengiklankan mobil yang akan ia jual di media sosial.

Muchlisa Choiriah
Oleh Muchlisa Choiriah - Reporter
Polisi bekuk pembunuh pria tewas di Cakung, ini modus pelaku
Ilustrasi mayat. ©2013 Merdeka.com/Shutterstock/forestpath

Kepolisian membekuk dua tersangka pencurian serta pembunuh korban Dedy Widyanarko yang ditemukan di Jalan Inspeksi Cakung, Jakarta Timur, Sabtu (6/2) lalu. Keduanya, yakni Paulus Santoso alias Pingging (28) dan Andi Cahyono alias Gareng (28).

"Keduanya berhasil dibekuk atas kerjasama Tim gabungan Subdit Resmob Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Satuan Reskrim Polres Jakarta Timur, dan Unit Reskrim Polsek Cakung," ujar Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Eko Hadi Santoso kepada wartawan, Rabu (10/2).

Pelaku yang ditangkap di Jantem, Karanganyar, Jateng ini awalnya berpura-pura akan membeli mobil Nissan Grand Livina milik korban yang diiklankan di sebuah situs jual beli online shop.

"Korban ini memasang iklan di online shop, mau jual mobil, terus pelaku pura-pura mau beli. Pingging yang menghubungi korban terlebih dahulu untuk mengadakan pertemuan," ucapnya.

Ketika bertemu, ungkap Eko, pelaku Pingging kemudian mencoba mobil tersebut (test drive) bersama korban. Namun di tengah perjalanan, korban yang menggunakan celana jeans warna biru dan baju kaos coklat tua bertuliskan from humble beginnings come great things dibunuh. Kaki dan tangan korban diikat lakban sementara kepala dan dada korban dihantam benda keras.

Sebelumnya, Dedy ditemukan tewas di wilayah Cakung, Jakarta Timur, Jumat (5/2) sekitar pukul 23.30 Wib. Saat ditemukan tangan serta kaki Dedy dalam kondisi terikat lakban. Tak hanya itu wajahnya juga ditutupi kain. Barang bukti yang diambil dari tubuh korban oleh penyidik berupa selotip yang mengikat korban di tangan lutut dan pergelangan kaki, sarung helm merk Yamaha helm yang menutupi muka korban, baju dan celana korban, sample darah, dan kuku.

Terdapat sejumlah luka di tubuh korban, yakni di bagian kepala dan muka akibat benda tumpul serta luka benda runcing berbentuk gerigi pada rusuk samping kanan.

Selain itu, kedua tangan, lutut serta pergelangan kaki korban terikat dengan lakban bening. Korban juga mengenakan celana jeans warna biru dan baju kaos cokelat tua bertuliskan 'from humble beginnings come great things'.

Rekomendasi