Polisi Amankan 16 Orang Mandi Bersama di Rawa, Diduga Jalankan Ritual

Polisi sudah berjaga di Kecamatan Cigeulis agar tidak terjadi keributan di masyarakat.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Polisi Amankan 16 Orang Mandi Bersama di Rawa, Diduga Jalankan Ritual
Ilustrasi Polisi. ©2015 merdeka.com/imam mubarok

Sebanyak 16 orang terekam video diduga tengah melakukan ritual mandi bersama di sebuah rawa. Mereka mandi bersama dengan kondisi telanjang, akhirnya diamankan polisi. Lokasinya di Desa Karang Bolong, Kecamatan Cigeulis, Kabupaten Pandeglang, Banten, Kamis (11/3).

Dalam video beredar, mereka berendam di rawa tanpa ada satu helai kain yang menutupi tubuh. Mereka diamankan ke Polsek Cigeulis, selanjutnya dibawa ke Polres Pandeglang untuk berkoordinasi dengan Badan Koordinasi Pengawasan Aliran Kepercayaan atau Bakorpakem.

"Sementara masih dalam penyelidikan satreskrim, akan kita dalami, kita akan berkoordinasi dengan Bakorpakem, ketuanya Kejari Pandeglang, apakah masuk ajaran sesat atau bukan," kata Wakapolres Pandeglang, Kompol Riky Crisma Wardana, dikantornya, Kamis (11/3).

Anggota kelompok itu tiba di Polres Pandeglang sekitar pukul 16.30 WIB. Berdasarkan keterangan sementara yang dihimpun penyidik dari anggota yang berendam di rawa, mereka menganut ajaran akekoh atau balatasutak.

Padepokannya berada di Kecamatan Cibaliung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat (Jabar). Dahulu, ajaran itu dibawa oleh E yang sudah meninggal. Kemudian diteruskan oleh A (52) yang masih satu keluarga.

"Ketuanya saudara A, umur 52 tahun. Untuk ajarannya, menganut ajaran hakekoh, dibawa oleh saudara E, almarhum. Diteruskan saudara A, dengan ajaran balatasutak," terangnya.

Polisi akan melakukan rapat dengan MUI untuk menetapkan apakah ajaran balatasutak atau akekoh masuk ke dalam aliran sesat atau tidak. Masyarakat diimbau tidak terprovokasi oleh informasi yang bekum diketahui kebenarannya. Polisi sudah berjaga di Kecamatan Cigeulis agar tidak terjadi keributan di masyarakat.

"Nanti ada kajian dari MUI, aliran sesat atau bukan. Sudah kita antisipasi juga, supaya tidak ada gejolak di masyarakat Cigeulis. Untuk masyarakat Cigeulis jangan resah, orangnya juga sudah kita amankan ya. Besok juga kita akan melaksanakan rapat," jelasnya.

Reporter: Yandhi Deslatama
Sumber: Liputan6.com

Rekomendasi