Polda Metro Jaya memastikan kasus penipuan dan penggelapan yang melibatkan Ketua DPRD DKI Prasetio Edi masih berjalan. Penyidik masih mengumpulkan keterangan sejumlah saksi dan barang bukti.
"Kasus masih berjalan," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Nico Afinta, Selasa (28/8) malam.
Nico menambahkan, penyidik telah memeriksa Zaini Ismail, mantan Sekda Provinsi Riau yang juga sebagai pelapor.
"Pelapor sedang mengumpulkan data dan bukti-bukti untuk diserahkan ke penyidik," katanya.
Namun, Nico tidak merinci penyelidikan sudah sampai sejauh mana. Ia hanya memastikan, laporan yang dibuat 30 April 2018 lalu dengan nomor LP/2369/IV/PMJ/Dit. Reskrimum tidak jalan di tempat.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono menambahkan pelapor masih membutuhkan waktu untuk memberikan bukti konkret atas laporannya.
"Kami masih proses ya terkait laporan terhadap pak Edi dan tentunya laporan yang diberikan itu kita dalami bukti-bukti terkait dengan apa yang dilaporkan, saksinya apakah ada bukti penyerahan, dan sampai sekarang pelapor masih membutuhkan waktu untuk memberikan bukti konkret terkait dengan penyerahan uang itu," jelasnya.
Sebelumnya, Prasetio Edi Marsudi dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh mantan Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Zaini Ismail. Politikus PDIP itu dilaporkan atas dugaan penipuan dan penggelapan.
Zaini melaporkan Prasetyo ke Polda Metro Jaya melalui pengacara bernama Willam Albert Zai pada 30 April 2018. Laporan tersebut telah diterima polisi dengan nomor LP/2369/IV/PMJ/Dit. Reskrimum.
"Iya benar. Saya mewakili klien saya untuk melaporkan dugaan penipuan itu," kata William saat dikonfirmasi, Senin (7/5).
William menyebutkan, jika motif penipuan yang diduga dilakukan Prasetyo yakni mengimingi-imingi Zaini untuk bisa menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau. Atas janji dan jabatan itu, Zaini pun memberikan uang sebanyak Rp 3,2 miliar kepada Prasetyo.
"Pemberian uang itu itu dilakukan secara bertahap. Menurut keterangan klien kami seperti itu. Dijanjikan sebagai Plt Gubernur Riau," katanya.