Sebuah pikap berwarna silver dengan nomor polisi DD 8830 TQ, menyeruduk tenda pengungsi korban gempa yang menempati sisi jalan raya jalur Desa Pati'di Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju, Selasa (9/2) sekira pukul 05.00 WITA. Seorang ibu terpaksa dilarikan ke rumah sakit terdekat akibat luka parah setelah diseruduk pikap tersebut.
Kasubnit II Laka Polres Kota Mamuju, Bripka Arif menjelaskan kronologi kecelakaan tunggal tersebut. Kejadian itu berawal saat pikap dikemudikan Hamka, menabrak tenda pengungsi pada subuh hari mengakibatkan 1 orang korban luka parah.
Mobil yang membuat jahe itu bergerak dari arah utara menuju Makassar. Namun di tempat kejadian, mobil tersebut oleng diduga akibat sopir mengantuk.
"Iya satu orang luka parah akibat tendanya diseruduk mobil dan korban kritis dirawat di rumah sakit. Karena sopirnya mengantuk," kata Arif dihubungi merdeka.com.
Arif mengatakan, tenda diseruduk pikap itu berada di bahu jalan. Saat kejadian dua orang tengah tertidur di tenda tersebut.
Dia melanjutkan, diduga karena sopir mengantuk maka tenda yang berdiri di badan jalan menjadi sasaran. Dia mengatakan, sebelumnya polisi sudah mengimbau kepada warga yang pasang tenda di bawah bahu jalan agar dibongkar.
"Sebelumnya kami sudah imbau kepada warga pengungsi yang menempati bahu jalan agar tidak membangun tenda, tujuannya untuk mencegah Laka seperti ini," tandasnya.