Peserta UN SMP di Kota Malang dapat jatah sarapan kue dan roti

Sebab yang terpenting mereka menghadapi soal ujian tidak dalam kondisi perut kosong.

Mohamad Taufik
Oleh Mohamad Taufik - Reporter
Peserta UN SMP di Kota Malang dapat jatah sarapan kue dan roti
UN SMP sederajat. ©2012 Merdeka.com/imam buhori

Seluruh SMP di Kota Malang, Jawa Timur, menyiapkan sarapan berupa roti dan kue bagi para siswa yang mengikuti Ujian Nasional (UN) yang digelar mulai Senin (22/4) hingga Kamis (25/4).Sekretaris Dinas Pendidikan (Diknas) Kota Malang Djupri mengemukakan, sarapan disediakan agar siswa tidak terlalu "ribet". Sebab yang terpenting mereka menghadapi soal ujian tidak dalam kondisi perut kosong."Kami juga mengimbau orang tua siswa menyediakan sarapan sendiri bagi anak-anaknya yang mengikuti UN agar anak-anak bisa konsentrasi penuh ketika mengerjakan soal-soal ujiannya," katanya kepada Antara.Adapun soal persiapan UN, Djupri mengatakan tidak ada masalah, mulai dari soal ujian maupun lembar jawaban ujian nasional (LJUN). Jumlah LJUN setiap ruang ujian sebanyak 20 variasi soal plus satu soal cadangan.

Sidak di Jakut, Mendikbud pastikan UN SMP berjalan serentak
UN SMP dimulai, Disdik DKI yakin tak akan amburadulJumlah peserta UN SMP, MTs negeri dan swasta di Kota Malang mencapai 12.728 siswa. Pada hari pertama UN, hari ini, mereka mengerjakan soal-soal Bahasa Indonesia.Hanya saja, untuk UN SMP tersebut tidak didampingi oleh pengawas independen dari perguruan tinggi. Pengawas independen dari perguruan tinggi hanya melakukan pengawalan dan pengawasan ketika pengambilan dan pembongkaran naskah ujian.Sementara UN SMP di Kabupaten Malang diikuti oleh 31.595 peserta, dengan perincian 22.556 dari siswa SMP negeri dan swata dan 9.029 dari MTs negeri dan swasta, 10 peserta dari SMPLB serta peserta dari ujian paket B sebanyak 1.219 orang.Kepala Diknas Kabupaten Malang Edy Suhartono menjelaskan, soal-soal ujian langsung didistribusikan ke Polsek-polsek dan dibagikan langsung ke sub-rayon. Sebab untuk mempercepat distribusi dan mencegah terjadinya kebocoran soal."Wilayah Kabupaten Malang ini kan luas sekali, apalagi topografinya juga sangat berjauhan, sehingga akan lebih baik jika langsung didistribusikan ke masing-masing polsek demi efisiensi dan efektifitas waktu," ujarnya.

Rekomendasi