Perampok rebut tas dan sayat korban, aksi pelaku terekam CCTV ATM

Antara korban dan pelaku sempat terjadi tarik-tarikan tas, hingga akhirnya pelaku mengeluarkan senjata tajam.

Arie Sunaryo
Oleh Arie Sunaryo - Reporter
Perampok rebut tas dan sayat korban, aksi pelaku terekam CCTV ATM
Ilustrasi. ©2014 merdeka.com/imam buhori

Menjelang hari raya Idul Fitri, aksi perampok semakin brutal demi mendapatkan uang. Di Solo, mereka beraksi di sekitar ATM Bank Mandiri, Tanjung Anom Jalan Yos Sudarso. Pelaku tega menganiaya korbannya dengan senjata tajam.Salah satu korban, EN (22) warga Dusun Kenteng RT 01 RW 01 Purwantoro, Wonogiri, mengalami luka sayatan senjata tajam di bagian wajah.Kasi Humas Polsek Serengan Solo Aiptu Suharyanto membenarkan adanya peristiwa tersebut. Dia menjelaskan, perampokan terjadi pada Kamis malam (9/7), sekira pukul 22.00 WIB."Kejadiannya Kamis malam lalu. Sekitar Pukul 21.40 WIB korban menuju ATM untuk mengecek saldo. Namun tiba-tiba muncul orang tak dikenal atau pelaku dari arah belakang dan langsung merebut tas milik korban. Meski sempat melawan dan tarik menarik tas, namun pelaku segera mengeluarkan senjata tajam dan menyabetkan ke wajah korban hingga di bagian kiri hingga terluka," terang Suharyanto."Hasil pemeriksaan medis, korban mengalami luka sayatan sepanjang 10 sentimeter," jelasnya.Yoso Nugroho (24) salah seorang saksi, melihat perampok terekam CCTV ATM. Dari hasil rekaman, kata dia, pelaku memakai helm dan busana warna abu-abu.Suharyanto menambahkan, setelah melakukan aksinya, pelaku kabur ke arah selatan (Solo Baru) dengan menggunakan motor Honda Beat warna putih."Korban mengalami kerugian sebuah dompet berisi STNK, ATM, KTP serta uang tuna senilai Rp 300 ribu. Serta korban harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit lantaran luka yang dideritanya," kata Suharyanto.

Rekomendasi