Pemkot Solo Wajibkan TKI yang Mudik untuk Karantina

Rumah karantina Graha Wisata Niaga disiapkan untuk para penyumbang devisa negara tersebut.

Arie Sunaryo
Oleh Arie Sunaryo - Reporter
Pemkot Solo Wajibkan TKI yang Mudik untuk Karantina
Persiapan pemulangan TKI dari Malaysia di Medan. ©2020 Merdeka.com

Pemerintah Kota Solo mewajibkan para TKI (tenaga kerja Indonesia) yang mudik ke tanah air dalam waktu dekat dikarantina. Rumah karantina Graha Wisata Niaga disiapkan untuk para penyumbang devisa negara tersebut.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Solo Ahyani mengatakan, berdasarkan informasi dari pemerintah pusat, para TKI akan datang dari berbagai negara. Di antaranya Hongkong, Thailand, Kapal pesiar Jerman, Brunei Darussalam serta Maladewa.

"Kemarin dari pemerintah pusat menyampaikan, TKI yang jumlahnya ribuan yang dari luar negeri itu mau masuk," kata Ahyani, Rabu (6/5).

Ahyani menegaskan, para pemudik harus melalui protokol kesehatan dan karantina yang sudah ditetapkan oleh Pemkot Solo. Para TKI diminta tidak perlu takut menjalani karantina di Graha Wisata Niaga.

Sebab, di sana disediakan fasilitas yang nyaman. Apalagi saat ini sudah banyak warga yang lolos karantina dan tak satupun yang naik kelas atau sakit.

Ahyani belum mengetahui apakah TKI tersebut sudah dikarantina di negara tempat mereka bekerja sebelum dipulangkan ke daerah masing-masing. Meskipun ada, pihaknya tetap akan melakukan karantina ulang di Graha Wisata Niaga.

"Semuanya kalau nanti datang harus karantina dulu. Meskipun mereka sudah dikarantina di sana, tapi kemungkinan di jalan terkena Corona kan bisa. Jadi tetap harus kita karantina lagi. Yang keluar dari daerah merah, kalau ke Solo harus kita karantina dulu," kata Sekda Kota Solo tersebut.

Rekomendasi