Pembunuh Siswa MTs yang Gagalkan Aksi Curanmor Tewas Ditembak Polisi

Pelaku bernama Dayu alias Ari (25), warga Dusun Proyek, Desa Muncak Kabau, Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumsel. Polisi dan pelaku sempat terjadi baku tembak sehingga diberi tembakan tegas dan akhirnya pelaku tewas di tempat.

Irwanto
Oleh Irwanto - Reporter
Pembunuh Siswa MTs yang Gagalkan Aksi Curanmor Tewas Ditembak Polisi
Ilustrasi Mayat. ©2014 Merdeka.com

Buron sebulan, satu dari enam pembunuh, Satria (15), siswa MTs yang menggagalkan aksi pencurian sepeda motor, tewas ditembak polisi. Polisi masih memburu lima pelaku lain yang masih berkeliaran bebas.

Pelaku bernama Dayu alias Ari (25), warga Dusun Proyek, Desa Muncak Kabau, Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumsel. Polisi dan pelaku sempat terjadi baku tembak sehingga diberi tembakan tegas dan akhirnya pelaku tewas di tempat.

Kasatreskrim Polres OKU AKP Alex Andrian mengungkapkan, penangkapan dilakukan atas kerjasama Unit Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel. Pihaknya sudah memberikan tembakan peringatan tiga kali namun pelaku justru menembak ke arah petugas menggunakan pistol rakitan.

"Iya, dia adalah salah satu dari enam pelaku, tewas karena melawan saat ditangkap," ungkap Alex, Selasa (27/11).

Dijelaskannya, pelaku Ari masuk dalam daftar pencarian orang Polres Jakarta Selatan dalam kasus curanmor pada 18 April 2018. Pihaknya mengamankan sepeda motor Vixion BG 2815 FAI yang digunakan saat beraksi di wilayah OKU, sebutir selongsong, pistol rakitan beserta empat butir amunisi aktif dan kunci T.

"Pelaku ini adalah pemain lama dalam aksi curanmor, beraksi juga di luar Sumsel, sampai ke Jakarta," kata dia.

Diberitakan sebelumnya, Satria tewas diterjang peluru saat menggagalkan aksi curanmor milik warga di Jalan KH Ahmad Dahlan, Lorong Ogan, Kelurahan Baturaja Lama, Kecamatan Baturaja Timur, OKU, Sumsel, Jumat (12/10) pukul 03.00 WIB.

Ketika hendak membawa motor curian, para pelaku diadang warga yang sedang jaga malam. Lantaran terdesak, pelaku mengancam akan menembak jika tidak diizinkan melintas.

Warga berupaya tetap menangkap kawanan pelaku. Lantas salah seorang pelaku melepaskan tembakan ke arah warga. Tembakan itu mengenai leher korban. Komplotan itu langsung kabur.

"Kami masih memburu lima pelaku lain, secepatnya akan diungkap," pungkasnya.

Rekomendasi