Deretan fakta menarik terungkap, di balik viralnya video seorang perempuan menangis meraung-raung lantaran menemukan suaminya tewas bersimbah darah. Video yang berlokasi di Jayapura, Papua itu menyebut kedunya dalam perjalanan ditodong pelaku perampokan.
Polisi bergerak cepat. Mengusut video yang sudah tersebar di media sosial tersebut. Didapati, si perempuan yang merupakan istri korban atas nama Nasaruddin alias Acik teribat dalam sandiwara itu.
Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Gustav R. Urbinas mengungkap VLH, istri korban mengakuinya secara terbuka rencana pembunuhan terhadap suaminya di hadapan penyidik.
Pelaku MM, seorang warga negara asal Afganistan merupakan selingkuhan istri korban.
"VLH sudah mengakui, kalau dirinya mengetahui aksi pembunuhan itu," ucap Kapolresta, seperti dikutip situs polresjayapurakota.net, Selasa (6/7).
Kata Kombes Gustav, sebelum menghabisi nyawa Nasruddin alias Acik, VLH dan MM telah berkomunikasi terlebih dahulu, kedua tersangka sempat bertemu di Mall, sebelum VLH pulang bersama suaminya Acik," ucapnya.
"Dari pengakuan istri korban, pembunuhan sudah direncanakan keduanya sejak tiga bulan lalu, rencana pembunuhan sejak Febuari 2021 lalu. Aksi ketiga inilah baru berhasil menghabisi nyawa korban," bebernya.
Kapolresta menjelaskan skenario pembunuhan seakan-akan perampokan sudah diatur keduanya.
"VLH sudah mengarang sejak awal, dimana akting seakan perampokan sudah diatur, mulai dari perampasan tas yang ditentukan oleh pelaku dan istri korban," ucapnya.
Selain itu, kata Kapolresta, modus pelaku mengadang korban dengan cara mengaku sebagai polisi dan diduga mobil membawa narkotika jenis ganja sehingga korban turun dan selanjutnya pelaku langsung menghabisi nyawa korban dengan beberapa tusukan.
Kapolresta pun menambahkan, VLH akan menjalani pemeriksaan dan akan ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan berencana yang mana nantinya VLH akan disangkakan pasal 340 KUHP junto pasal 55 dan 56 KUHP dengan ancaman 20 tahun penjara.