Pekan depan, Bandara NYIA masuk tahap konstruksi

Project Manager NYIA, Sujiastono, mengatakan saat ini masih ada 33 rumah di lokasi IPL. Ke 33 rumah milik anggota Paguyuban Warga Penolak Penggusuran Kulon Progo (PWPP KP) itu berisi 36 kepala keluarga (KK).

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Pekan depan, Bandara NYIA masuk tahap konstruksi
Proses Land Clearing NYIA. ©2018 Merdeka.com

PT Angkasa Pura (AP) I kembali melakukan proses land clearing atau pembersihan lahan Izin Penetapan Lokasi (IPL) untuk pembangunan Bandara New Yogyakarta International Airport (NYIA), Kamis (19/7). AP menargetkan pembangunan NYIA akan memasuki tahap konstruksi pada minggu depan.

Project Manager NYIA, Sujiastono, mengatakan saat ini masih ada 33 rumah di lokasi IPL. Ke 33 rumah milik anggota Paguyuban Warga Penolak Penggusuran Kulon Progo (PWPP KP) itu berisi 36 kepala keluarga (KK).

"Sampai saat ini sudah ada 18 bangunan yang dirobohkan. Sudah dikosongkan (isinya) dulu baru dirobohkan. Kalau bisa selesai hari ini (land clearing). Tetapi kalau tidak bisa ya dilanjutkan hari berikutnya," ujar Sujiastono di Help Desk PT Angkasa Pura, Temon, Kamis (19/7).

Sujiastono menerangkan, dalam proses land clearing pihaknya menyiapkan truk-truk untuk mengangkut barang dan hewan ternak. Pihaknya, kata Sujiastono, juga menyiapkan bus untuk mengangkut warga ke tempat relokasi.

"Kami juga menyiapkan rumah kontrakan untuk warga penolak yang belum memiliki tempat tinggal. Jika masih kurang, masih ada rusunawa milik Pemkab Kulonprogo yang bisa digunakan," urai Sujiastono.

Sementara itu, Juru bicara proyek NYIA, Agus Pandu Purnama, menambahkan jika proses land clearing yang dilakukan hari ini sudah sesuai dengan landasan hukum yang berlaku. Termasuk menyangkut pengadaan tanah, penetapan IPL, serta konsinyasi yang rampung 100 persen.

"Pekan depan kita masuk tahap konstruksi. Sesuai perencanaan, April 2019 target NYIA operasional," tutup Agus Pandu.

Rekomendasi