Pebisnis etnis China merajai ekonomi Indonesia

Reporter : Harwanto Bimo Pratomo | Sabtu, 1 Februari 2014 05:29




Pebisnis etnis China merajai ekonomi Indonesia
pertumbuhan ekonomi. shutterstock

Merdeka.com - Ekonomi Indonesia saat ini tengah bergairah. Besarnya jumlah penduduk dan tingginya daya beli membuat para pebisnis semakin bergelimang untung.

Data terakhir Bank Dunia akhir tahun lalu menyebutkan, 56,5 persen dari 237 juta populasi Indonesia masuk kategori kelas menengah. Tidak hanya kelas menengah, potensi pertumbuhan orang kaya di Indonesia juga diyakini bakal bergerak cukup cepat.

Pertumbuhan jumlah orang kaya di Indonesia hingga tahun 2016, diperkirakan bakal mencapai 123 persen seiring terus terakselerasinya perekonomian nasional.

Ketua Financial Planning Standards Board Tri Djoko Santoso menyebutkan, tahun lalu jumlah orang kaya di Indonesia mencapai 37.400 orang. Indikator kaya yang digunakannya adalah mempunyai harta di atas USD 1 juta, di luar rumah yang dimilikinya. Jika ditotal, jumlah harta orang kaya di Indonesia mencapai USD 241 miliar.

Masih pada 2013 lalu, nama orang kaya Indonesia yang masuk dalam daftar orang terkaya di dunia bertambah menjadi 25 orang. Padahal tahun lalu hanya terdapat 17 nama orang Indonesia yang masuk dalam daftar orang terkaya di dunia bersama dengan Carlos Slim dan Bill Gates. Dengan begitu, praktis terdapat delapan orang kaya baru masuk dalam daftar tersebut.

Beberapa nama itu antara lain taipan properti Ciputra dengan kekayaan USD 1,5 miliar. Konglomerat pemilik usaha ban Sjamsul Nursalim juga masuk dalam peringkat 1175 dengan kekayaan USD 1,2 miliar.

Satu lagi konglomerat akibat kelapa sawit Lim Hariyanto Wijaya Sarwono juga masuk pada peringkat 1.268 dengan kekayaan USD 1,1 miliar, Benny Subianto yang berbisnis di bidang batu bara juga masuk dengan kekayaan USD 1,1 miliar.

Sementara pengusaha petrokimia Soegiarto Adikoesoemo juga melejit dengan kekayaan USD 1 miliar. Disusul oleh pengusaha peternak ayam Santosa Handojo masuk dengan kekayaan USD 1 miliar.

Harjo Susanto dengan bisnis produk konsumsinya masuk dengan kekayaan USD 1 miliar, dan Alexander Tedja dengan bisnis real estatenya masuk dengan kekayaan USD 1 miliar.

Dari sekian banyak orang kaya di Indonesia, ternyata didominasi oleh masyarakat keturunan China. Berkat keuletan dan semangat pantang menyerah, meski minoritas ternyata mereka juga mampu menguasai sektor-sektor vital bangsa.

Menyambut Tahun Baru China atau Imlek, merdeka.com mencoba mengulas para putra keturunan yang sukses di Indonesia.

Baca juga:
Ciputra, sempat disangka keluarga mata-mata kini jadi orang kaya
Siauw Giok Tjhan, menteri Soekarno yang jago kungfu & sederhana
Gie & kisah para pejabat Indonesia hobi sewa pelacur bule di AS
Bisakah keturunan Tionghoa jadi presiden Indonesia?
Menteri Siauw, istri melahirkan pun tak mau pakai mobil dinas

[has]
Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman




Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG
LATEST UPDATE
  • Tedjo Edhy: Golkar jangan salahkan pemerintah kalau Munas ricuh
  • Golkar undang KMP dan KIH ke Munas di Bali
  • Jokowi tak arahkan Jaksa Agung untuk tuntaskan pelanggaran HAM
  • Hot! New Honda CR-V Facelift resmi mengaspal!
  • AMPI tolak hadiri munas di Bali, dukung munas versi presidium
  • Jokowi: Kepemimpinan tirani adalah pencitraan tanpa kerja
  • Usai bertemu Ical, Akbar temui Agung Laksono bahas islah
  • Review: Indonesia menang, Indonesia pulang
  • ATM dipakai bercermin, perempuan China disiksa pengunjung mal
  • Sempat minta diundur, Akbar akhirnya restui Munas Golkar di Bali
  • SHOW MORE