Pasangan selingkuh pembuang bayi di tempat sampah diringkus polisi

Pasangan selingkuh pembuang bayi di tempat sampah diringkus polisi. Keduanya dibekuk anggota polisi pada Jumat (26/5) lalu dan kini ditahan di tahanan Mapolres Tangsel.

Kirom
Oleh Kirom - Reporter
Pasangan selingkuh pembuang bayi di tempat sampah diringkus polisi
Kapolres Tangsel. ©2017 Merdeka.com

Jajaran Satuan Reserse Kriminal Polres Tangerang Selatan, akhirnya menciduk sepasang kekasih pelaku aborsi yang membuang janinnya sendiri di tempat sampah Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Kamis (18/5) kemarin. Kedua pasangan ini tega menggugurkan janinnya itu lantaran takut ketahuan hubungannya diketahui orang banyak. Kapolres Tangerang Selatan AKBP Fadli Widianto mengatakan, pelaku merupakan wanita berinisial SP (18) dan pria berinisial RK (20) yang belum lama menjalin kasih. Keduanya saling mengenal karena SP adalah istri dari salah satu keluarga RK."Pelaku SP dan RK melakukan aborsi terhadap janin tersebut karena keduanya bukan pasangan suami-istri. SP statusnya masih bersuami dan sedang pisah ranjang dengan suaminya," kata Fadli di Mapolres Tangsel, Jl Promoter, Serpong, Senin (29/5). Keduanya dibekuk anggota polisi pada Jumat (26/5) lalu dan kini ditahan di tahanan Mapolres Tangsel. Alasan kedua pelaku menggugurkan janinnya lantaran takut ketahuan oleh suami sah SP yang masih memiliki hubungan kekerabatan dengan RK."RK masih ada hubungan dengan suami SP. Maka kedua tersangka sepakat menggugurkan janin dengan cara meminum obat," kata dia.Akibat perbuatannya kedua pelaku dijerat Pasal 80 ayat (3) dan atau Pasal 77 A Undang-undang Nomor 35 Tahun 2014 atas perubahan Undang-undang Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman penjara paling lama 15 tahun.Sebelumnya, pasangan itu membuang janin yang dibungkus dalam kain putih pada sebuah tempat sampah milik warga di RT 01 RW 02 Kelurahan Pondok Cabe, Pamulang, Tangerang Selatan.Mayat bayi itu pertama kali ditemukan warga pada Kamis (18/5) pukul 14.30 WIB. Saat itu orang yang menemukan berada di lokasi karena ingin membakar sampah.

Rekomendasi