Mirip Dimas Kanjeng, WN Nigeria ini lakukan penipuan dengan iming-iming dapat dolar

Jajaran Polres Metro Bekasi Kota kembali menangkap pelaku penipuan dengan modus uang dolar palsu 'black dollar'. Pelaku Chukwudi Christopher yang merupakan warga negara Nigeria ditangkap di Jalan Kayumanis Barat, RT 15 RW 01, Kelurahan Kayumanis, Kecamatan Matraman, Jakarta Timur, pukul 01.00 WIB, dini hari.

Ronald
Oleh Ronald - Reporter
Mirip Dimas Kanjeng, WN Nigeria ini lakukan penipuan dengan iming-iming dapat dolar
Cadangan devisa Indonesia naik. ©2017 merdeka.com/arie basuki

Jajaran Polres Metro Bekasi Kota kembali menangkap pelaku penipuan dengan modus uang dolar palsu 'black dollar'. Pelaku Chukwudi Christopher yang merupakan warga negara Nigeria ditangkap di Jalan Kayumanis Barat, RT 15 RW 01, Kelurahan Kayumanis, Kecamatan Matraman, Jakarta Timur, pukul 01.00 WIB, dini hari."Tersangka membuat rangkaian perkataan bohong dan tipu muslihat dengan cara mengiming-imingi akan memberikan uang dolar Amerika sebesar lebih kurang USD 2.000.000 kepada korban," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Rabu (13/12).Untuk memunculkan dolar, tersangka meminta uang rupiah kepada korban, dengan alasan uangnya masih kotor."Namun setelah korban mentransfer uang sebesar lebih kurang Rp 500.000.000 ternyata tersangka tidak bisa memberikan uang USD 2.000.000 yang dijanjikan. Sehingga atas kejadian tersebut korban merasa dirugikan dan lapor ke polisi," katanya."(Modus mirip Kanjeng Dimas?) Iya tidak jauh beda lah, tapi ini tinggal cairan, cairan kimia nanti beberapa hari ditetesin akan muncul uang Amerika di situ," sambung Argo.Atas penangkapan itu, polisi mengamankan beberapa barang bukti antara lain 49 bundel uang dolar Amerika palsu, pecahan Rp 50.000, dua buah laptop, tiga botol cairan kimia untuk alat pembuat dolar palsu, dua buah lem, satu buah hair dryer, satu buah stempel, dua buah alas stempel, satu bendel kertas minyak bahan pembuat uang palsu, satu rol plastik pembungkus, satu buah lakban, satu kotak sarung tangan karet, satu lembar kapas warna putih, satu bungkus masker, satu buah gunting, satu buah brangkas, satu buah koper, dan satu unit mobil Toyota Avansa warna putih."Hingga kini masih diperiksa di kantor polisi ya," katanya.

Halaman
Rekomendasi