Meski miliki 7 anak, nenek Sati sebatang kara urus cucu kembar

"Nenek masih bisa kok ngurus sendiri. Biarin aja anak-anak nenek urus keluarganya masing-masing," kata dia.

Laurel Benny Saron Silalahi
Meski miliki 7 anak, nenek Sati sebatang kara urus cucu kembar
Nenek Sati. ©2015 merdeka.com/benny

Seorang Nenek di Cipinang Muara, Jakarta Timur, tinggal sebatang kara mengurus dua cucu kembarnya yang ditelantarkan oleh anak kandungnya. Nenek berusia 80 tahun itu bernama Sati, hidup di sebuah kontrakan kecil, dengan kondisi memprihatinkan.Nenek Sati yang sudah bungkuk, memeras keringat menghidupi dua cucu kembar yang ditelantarkan oleh anaknya. Bahkan, dengan kondisi badannya yang telah renta, Nenek Sati mengaku masih sanggup mencucikan pakaian cucunya, memandikan, dan memasak air untuk membuat susu cucunya."Nyuci baju, mandiin cucu, nenek semua yang ngerjain. Anak-anak nenek mah udah pada berkeluarga semua. Jadi nenek tinggal sendiri, dan ngurus semua sendiri," katanya saat ditemui merdeka.com, Kamis (26/3).Nenek Sati mengaku, sudah sepuluh tahun tidak tinggal bersama anak-anaknya. Dia pun memilih tinggal di rumah kontrakan berukuran 2x3 m di dalam gang sempit sebatang kara sejak suaminya meninggal."Anak nenek yang kotrakin di sini. Kontrakan yang bayar anak nenek. Udah 10 tahun nenek sendiri di sini. Tapi sekarang udah sama cucu-cucu nenek masih kecil-kecil," ucapnya.

Meski usianya sudah tua, Nenek Sati terlihat memiliki semangat mengurus kedua cucunya tersebut. Di usia tua tersebut, dia pun masih memiliki daya ingat yang kuat, untuk menceritakan kisah hidupnya yang ditelantarkan oleh ke-7 anaknya."Anak nenek sudah pada berkeluarga. Ada yang di Bali, ada yang di Karawang. Semuanya udah hidup sama keluarga. Nenek sendiri di sini, dikontrakin sama anak nenek, dia yang bayar kontrakannya setiap bulan 700 ribu. Kadang juga ngasih duit sama nenek kalau tiap Minggu buat makan," ujarnya.Meski hidup sebatang kara, Nenek Sati tidak mengeluhkan apa pun kepada tujuh anaknya tersebut. Dia pun tidak meminta agar anaknya bisa mengurus dirinya di hari tuanya itu."Nenek masih bisa kok ngurus sendiri. Biarin aja anak-anak nenek urus keluarganya masing-masing," tandasnya.

Rekomendasi