Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Mari Elka Pangestu mengaku bangga banyaknya capaian film Indonesia selama ini. Terlebih, kepada orang-orang kreatif di balik layar yang sudah memperjuangkan dunia sinematografi Indonesia.Hal itu disampaikan Mari Elka jelang peringatan perayaan Hari Film Nasional ke-64 tanggal 30 Maret 2014."Setelah 64 tahun perjalanan, tentunya telah banyak peristiwa dialami orang-orang kreatif di bidang seni dan industri perfilman nasional. Jika kita refleksi kepada perkembangan industri film di 15 tahun terakhir pasca reformasi, tentunya sudah banyak capaian. Terbukti, tahun lalu film layar lebar mencapai 106 film," kata Mari di Gedung Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Jakarta, Rabu (26/3).Mari Elka menambahkan, berdasarkan Badan Pusat Statistik bersama video dan fotografi menyebutkan kontribusi film membuat pendapatan domestik bruto (PDB) yang signifikan. Bahkan kenaikannya hampir dua kali lipat."Tahun 2013 lalu, bidang usaha industri film, video dan fotografi memberi kontribusi sebesar Rp 84 triliun atau naik sekitar 13,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya sekitar Rp 7,4 triliun," ungkapnya.Namun, dirinya mengingatkan agar jangan melihat keberhasilan perfilman bukan dari data statistik saja. Sebab, kontribusi orang-orang kreatif juga mempunyai peran penting atas keberhasilan ini. Terutama, dalam tantangan membangun Indonesia ke depan."Inilah tantangan dari berbagai aspek, meningkatnya jumlah film Indonesia yang ditayangkan di bioskop maupun televisi dan kanal lain, dan jumlah penonton," terangnya.
Menparekraf sebut film Indonesia alami kenaikan signifikan
Mari Elka Pangestu mengaku bangga banyaknya capaian film Indonesia selama ini.
Halaman Berikutnya
Nasib Tragis Setiawan, Baru 7 Bulan Cari Nafkah di Morowali Berakhir Diamuk Massa
Advertisement
Rekomendasi