Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Menengok 'istana megah' milik bos First Travel di Sentul City

Menengok 'istana megah' milik bos First Travel di Sentul City Rumah Bos Fisrt Travel di Bogor. ©2017 Merdeka.com/ramdhan triyadi

Merdeka.com - Super mewah. Begitu kesan pertama saat melihat arsitektur bangunan rumah di perumahan elit Sentul City, Bogor, Jawa Barat. Rumah itu milik pasangan suami istri Andika Surachman dan Anniesa Desvitasari Hasibuan.

Andika dan Anniesa merupakan Direktur Utama First Travel, sebuah agen biro perjalanan yang memberangkatkan calon umroh. Keduanya ditetapkan sebagai tersangka kasus penipuan, penggelapan dan pencucian uang.

Bangunan rumah berlantai dua itu sangat kontras terlihat dari pinggir jalan. Rumah terletak di Jalan Taman Venesia Selatan, Nomor 99, RT 01 RW 05, Kelurahan Sumur Batu, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, itu lebih besar dan mewah dari sekitarnya.

Tiang-tiang berdiameter besar serta dinding bercat putih terlihat dominan. Rumah itu nampak berdiri kokoh, mirip seperti Istana. Di gerbang pintunya membentang sebuah garis polisi. Polisi sudah sempat 'mengobok-obok' rumah tersebut.

rumah bos fisrt travel di bogor

Menurut salah satu petugas keamanan perumahan, Abdul Rozak, rumah tersebut sudah lama tidak dihuni oleh pemiliknya. Abdul menuturkan, sudah satu tahun ini, rumah mewah itu dibiarkan kosong.

"Sudah satu tahun ini pak rumahnya tidak dihuni," kata Abdul saat ditemui, Senin (14/8).

Sepengetahuan Abdul, selama tinggal di kediamannya itu, Andika dan Anniesa dikenal baik. Rumah itu, katanya, biasa dijaga oleh beberapa tenaga keamanan. Tapi sejak dipasangi garis polisi tak tampak lagi petugas yang berjaga.

Sebelumnya, tim penyidik Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri menggeledah rumah bos PT First Anugerah Wisata atau First Travel, Andika Surachman, di kawasan Sentul, Bogor, Jawa Barat, pada Jumat (11/8).

Penggeledahan juga dilakukan di kantor cabang First Travel di kawasan Cisalak, Depok, Jawa Barat. Penggeledahan dilakukan guna mencari alat bukti untuk kepentingan pengembangan penyidikan terkait kasus yang merugikan puluhan ribu calon jemaah umrah.

(mdk/did)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP