Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo terus memonitor pemerintah daerah terkait insiden yang terjadi di Papua dan Papua Barat. Dia mempersilakan masyarakat Papua untuk memberikan aspirasi asalkan tidak melakukan tindakan yang anarkis.
"Gubernur, Bupati, Wali kota juga kami terus tim otda kami memonitor pemda setempat," kata Tjahjo di Kantor Wapres, Jalan Merdeka Utara, Kamis (29/8).
Dia mengimbau agar kejadian mengibarkan bendera Papua di Jakarta dan Papua tidak terjadi kembali. Dan meminta agar memberikan saran langsung ke Pemerintah Daerah.
"Soal aspirasi silakan aja, toh juga aspirasi di kantor kemendagri juga ada. yaa kita dengarkanlah. Jangan terus hal-hal yang bicara yang lain yang menyimpang dari pokok masalah," ungkap Tjahjo.
Sebelumnya aksi menolak rasialisme di Papua, meluas hingga Kabupaten Deiyai, Papua, Rabu (28/8). Namun aksi tersebut berujung ricuh hingga mengakibatkan korban satu anggota TNI gugur dan dua warga sipil meninggal dunia.