Mareta Angel Ancam Polisikan Akun Medsos Tuding Dirinya Terlibat Prostitusi Online

Mareta menyebut dirinya sedang berpikir untuk melaporkan sejumlah akun media sosial. Di antaranya adalah akun Twitter @BanyuSadewa atau SimpenanPejabat.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Mareta Angel Ancam Polisikan Akun Medsos Tuding Dirinya Terlibat Prostitusi Online
Mareta Angel. ©2020 Merdeka.com

Nama selebgram dan penyanyi dangdut Mareta Angel belakangan ini ramai diperbincangkan oleh netizen di media sosial. Nama Mareta Angel mencuat usai namanya dikaitkan dengan seorang artis berinisial MA yang tersangkut kasus prostitusi online.

Dampak dari tudingan ini, akun Instagram dan Youtube Mareta Angel pun diserbu oleh netizen. Hujatan dan komentar miring pun dikirimkan netizen ke akun Instagram dan Youtube Mareta Angel.

Menanggapi hujatan dan komentar miring itu, Mareta mengaku akan mengambil langkah hukum. Mareta menyebut dirinya sedang mempersiapkan untuk menindaklanjuti hujatan netizen ke ranah hukum.

Mareta beralasan bahwa dirinya merasa dirugikan dengan tudingan tersebut. Mareta mengaku bahwa kehidupan pribadi dan nama baiknya terdampak atas tudingan terlibat prostitusi online.

Mareta menjelaskan bahwa pihaknya tengah menelusuri siapa akun media sosial yang awal mula mengkaitkan dirinya dengan prostitusi online. Mareta menuturkan bahwa dari penelusurannya ada beberapa akun yang diduga menjadi awal mula kegaduhan hingga namanya muncul dan dikaitkan dengan prostitusi online.

Mareta menyebut dirinya sedang berpikir untuk melaporkan sejumlah akun media sosial. Di antaranya adalah akun Twitter @BanyuSadewa atau SimpenanPejabat.

Dari penelusuran diduga bahwa @BanyuSadewa ini merupakan salah satu akun yang mengkaitkan bahwa artis berinisial MA yang tersangkut prostitusi online adalah Mareta Angel. Hanya saja saat dilakukan penelusuran kicauan @BanyuSadewa terkait Mareta Angela ini sudah tak ada lagi.

"Kemungkinan saya akan ambil tindakan untuk melaporkan (media yang tidak klarifikasi). Termasuk akun media sosial yang menyebarkan itu," kata Mareta.

Rekomendasi