M Ainul Taksim, pendaki yang meninggal karena gempa belum dievakuasi dari Rinjani

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus melakukan evakuasi terhadap ratusan orang yang masih terjebak di Gunung Rinjani, Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat. Saat ini tercatat ada 689 orang yang masih terjebak di Gunung Rinjani atas peristiwa gempa berkekuatan 6,4 skala richter pada Minggu (29/7) pagi kemarin.

Nur Habibie
Oleh Nur Habibie - Reporter
M Ainul Taksim, pendaki yang meninggal karena gempa belum dievakuasi dari Rinjani
Amrullah bersama foto anaknya Ainul Takzim. ©2018 Merdeka.com/Salviha Ika

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus melakukan evakuasi terhadap ratusan orang yang masih terjebak di Gunung Rinjani, Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat. Saat ini tercatat ada 689 orang yang masih terjebak di Gunung Rinjani atas peristiwa gempa berkekuatan 6,4 skala richter pada Minggu (29/7) pagi kemarin.

Atas peristiwa atau kejadian tersebut, tak sedikit orang yang mengalami luka. Salah satunya yaitu Muhammad Ainul Taksim (26) asal perumahan Bumi Sudiang Raya, Makassar, Sulawesi Selatan, yang meninggal dunia.

"Memang ada satu pendaki, yaitu atas nama Muhammad Ainul Taksim usia 26 tahun, mahasiswa, berasal dari Makassar, saat terjadi gempa menjadi korban karena terjatuh oleh material longsoran," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho di kantor BNPB,Jakarta Timur, Senin (30/7).

Berdasarkan laporan yang pihaknya peroleh saat ini, pria asal Makassar tersebut masih berada di atas Gunung Rinjani. Karena memang masih banyak orang yang belum dievakuasi.

"Kalau berdasarkan laporan sementara saat ini masih berada di atas, artinya belum dievakuasi sehingga saat ini diprioritaskan adalah untuk evakuasi," ujarnya.

Kendati demikian, ratusan tim evakuasi sudah berada di Gunung Rinjani untuk melakukan penyelamatan terhadap korban luka maupun meninggal dunia.

"Sebanyak 184 tim evakuasi gabungan telah berada di atas untuk proses evakuasi, baik pendaki selamat yang masih di atas maupun korban yang meninggal tadi," tandasnya.

Rekomendasi