Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan menyebut penerbangan ke Bali tetap meningkat, meski tes PCR Covid-19 dijadikan syarat naik pesawat. Menurut dia, mobilitas masyarakat di Bali sudah sama seperti libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2020.
"Kami sampaikan bahwa mobilitas di Bali saat ini sudah sama dengan Nataru tahun lalu, dan akan terus meningkat sampai akhir tahun ini," kata Luhut dalam konferensi pers usai rapat bersama Presiden Jokowi, Senin (25/10).
Menurut dia, tingginya mobilitas masyarakat di Bali ini dapat meningkatkan risiko kenaikan kasus Covid-19. Akhirnya, kasus Covid-19 kembali melonjak meski tak ada varian baru virus corona.
"Meskipun penerbangan ke Bali disyaratkan PCR, mobilitas tetap meningkat dan pada akhirnya mendorong kenaikan kasus, walaupun tanpa varian delta," jelasnya.
Luhut menyampaikan bahwa beberapa negara yang melakukan relaksasi aktivitas masyarakat dan protokol kesehatan, kembali mengalami kenaikan kasus Covid-19. Padahal, kata dia, capaian vaksinasi Covid-19 di negara-negara tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan Indonesia.
"Contohnya seperti Inggris, Belanda, Singapura dan beberapa negara eropa lainnya," ucap Luhut.
Dia pun meminta masyarakat untuk tak mengabaikan protokol kesehatan, meski kasus Covid-19 di Indonesia saat ini sudah membaik. Dia mengingatkan kelengahan masyarakat terhadap protokol kesehatan akan berdampak pada peningkatan kasus dalam beberapa minggu kedepan.
"Dan pastinya akan mengulang pengetatan-pengetatan yang kembali diberlakukan," ujar Luhut.
Reporter: Lizsa Egeham
Sumber: Liputan6.com