Polresta Bekasi Kota mencatat selama dua hari terakhir (Jumat-Sabtu) terjadi sedikitnya tiga peristiwa kebakaran. Penyebab kebakaran di tiga lokasi yang berbeda diduga akibat korsleting listrik.Berdasarkan data yang diperoleh merdeka.com, peristiwa pertama terjadi di Jalan Raya Sultan Agung, Kecamatan Medansatria pada Jumat (12/8). Sebanyak tujuh unit rumah toko ludes terbakar. Kerugian diperkirakan mencapai miliaran rupiah.Adapun peristiwa berikutnya ialah sebanyak lima unit rumah kontrakan di Kampung Rawabebek, Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Bekasi Barat ludes dilalap api pada Sabtu (13/8) sekitar pukul 9.30 WIB. Kerugian diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.Peristiwa terakhir terjadi di Kelurahan Jatisari, Kecamatan Jatiasih pada Sabtu (13/8) sekitar pukul 14.00 WIB. Sebuah gudang cat ludes terbakar. Bahkan, kaca milik SDN Jatisari pecah akibat terkena ledakan dari gudang cat tersebut. Kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.Kasubag Humas Polresta Bekasi Kota, Iptu Evi Fatna mengatakan, seluruh peristiwa kebakaran di wilayahnya diduga akibat korsleting listrik. Karena itu, pihaknya meminta agar pemasangan instalasi listrik dilakukan secara baik dan benar."Jangan memakai stop kontak yang berlebihan, adapun perlengkapan yang dipakai disarankan sudah SNI," kata Evi, Sabtu (13/8).Menurut dia, peristiwa sering terjadi ketika titik yang terbakar luput dari pengawasan. Karena itu, kepolisian mengimbau ketika rumah ditinggal pergi, agar perlengkapan elektronik seluruhnya dimatikan.
Korsleting listrik, selama 2 hari Kota Bekasi dilanda 3 kebakaran
"Jangan memakai stop kontak yang berlebihan, adapun perlengkapan yang dipakai disarankan sudah SNI," ujarnya
Advertisement
Rekomendasi