Komnas Perempuan minta pemberitaan soal Maharany dihentikan

Menurut Andy, pemberitaan seputar Maharany dikhawatirkan bisa merusak masa depan mahasiswi tersebut.

Hery H Winarno
Oleh Hery H Winarno - Reporter
Komnas Perempuan minta pemberitaan soal Maharany dihentikan
Maharani -KPK. ©2013 Merdeka.com/imam buhori

Komnas Perempuan meminta media untuk hentikan pemberitaan eksploitatif tentang Maharany Suciyono, mahasiswi yang terkait dugaan suap mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq. Media diminta tidak mengungkap identitasnya dan sensitif bahwa dia bisa jadi korban."Terutama traffiking untuk kepentingan gratifikasi seksual," ujar Komisioner Komnas Perempuan Andy Yentriyani dalam rilisnya kepada merdeka.com, Minggu (3/2).Menurut Andy, pemberitaan seputar Maharany dikhawatirkan bisa merusak masa depan mahasiswi tersebut. Rany yang belum diketahui peranannya dalam kasus yang menimpa Luthfi sudah dihakimi oleh publik."Pemberitaan serupa ini juga dapat menempatkannya kehilangan masa depan karena moralitasnya dihakimi oleh publik," imbuhnya. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan aksi tangkap tangan terhadap pelaku kasus suap impor daging sapi Ahmad Fathanah saat melakukan transaksi dengan sebuah perusahaan di bidang importir daging di Hotel Le Meridien, Selasa (29/1). Dalam penangkapan tersebut, KPK juga menciduk seorang wanita cantik yang diketahui bernama Maharany Suciyono.Mahasiswi asal Universitas Moestopo (Beragama) ini dikabarkan dibayar Rp 10 juta untuk menemani Ahmad Fathanah.

Rekomendasi