Komjen Listyo Paparkan Konsep Presisi untuk Transformasi Polri

Listyo menjelaskan, ke depan Polri akan menekankan pendekatan polisi yang prediktif. Pendekatan tersebut mengubah wajah polri ada pelayanan publik yang terintegrasi, modern, mudah dan cepat.

Ahda Bayhaqi
Oleh Ahda Bayhaqi - Reporter
Komjen Listyo Paparkan Konsep Presisi untuk Transformasi Polri
Kabareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo. ©2020 Merdeka.com/Nur Habibie

Kabareskrim Komjen Listyo Sigit Prabowo memperkenalkan konsep Presisi dalam uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) calon Kapolri. Presisi adalah program Listyo untuk melakukan transformasi institusi Polri.

"Transformasi Polri akan saya lakukan dengan transformasi menuju Polri yang prediktif, responsibilitas, dan transparan berkeadilan yang kami perkenalkan dengan konsep Polri yang Presisi," ujar Listyo dalam uji kelayakan dan kepatutan di Komisi III DPR RI, Rabu (20/1).

Listyo menjelaskan, ke depan Polri akan menekankan pendekatan polisi yang prediktif. Pendekatan tersebut mengubah wajah polri ada pelayanan publik yang terintegrasi, modern, mudah dan cepat. Serta pemeliharaan kamtibmas dan penegakan hukum yang prediktif, bertanggung jawab, transparan, dan menjamin rasa keadilan masyarakat.

"Konsep prediktif ini diimplementasikan dalam kepolisian prediktif atau predictive policing yang mengedepankan kemampuan untuk memprediksi situasi dan kondisi yang menjadi isu dan permasalahan yang menjadi potensi gangguan kamtibmas melalui prediksi yang didasari analis fakta, data dan informasi yang tentunya didukung dengan kemajuan dan perkembangan teknologi informasi," ujar Listyo.

Kedua dalam konsep Presisi adalah responsibilitas Polri sebagai tanggung jawab atas sikap, perilaku dan respon melaksanakan tugas.

"Yang secara keseluruhan ditujukan untuk menjamin kepentingan dan harapan masyarakat dalam menciptakan keamanan," kata Listyo.

Terakhir adalah transparansi berkeadilan. Listyo menjelaskan, hal ini merupakan realisasi prinsip, cara berpikir dan sistem terbuka, akuntabel, humanis. Listyo mengatakan Polri terbuka untuk diawasi.

"Sehingga pelaksanaan tugas-tugas kepolisian akan dapat menjamin rasa keamanan dan rasa keadilan masyarakat," pungkasnya.

Rekomendasi