Tim SAR gabungan berhasil menyelamatkan 22 ABK kapal KM Golden Ocean yang terbakar di perairan laut Bontang, Kalimantan Timur sore ini. Kapal Golden Ocean itu mengangkut pupuk dari Banyuwangi, Jawa Timur dengan tujuan Bontang, Kalimantan Timur.
"Kapal itu kapal tanker pupuk. Berangkat dari Banyuwangi, tujuan Bontang," kata Kasi Operasi dan Siaga Basarnas Kelas A Balikpapan, Octavianto, Sabtu (10/11) malam.
Octavianto menerangkan, proses evakuasi rampung dilakukan tim SAR gabungan Basarnas pos SAR Kutai Timur, BPBD Bontang, serta KPLP hingga pukul 17.50 Wita tadi. Seluruh ABK dipastikan berjumlah 22 orang.
KM Golden Ocean Terbakar di Perairan Bontang ©2018 Basarnas"Seluruh korban saat ini diamankan di kapal TG Windsheel, yang kebetulan membantu proses evakuasi. Jumlah ABK sesuai dengan manifest yang ada di KM Golden Ocean," ujar Octavianto.
"Tapi, untuk proses pemadaman, masih berlangsung di perairan. Karena memang api masih berkobar di atas kapal itu," tambahnya lagi.
Dijelaskan Octavianto, kapal nahas itu dinakhodai oleh Stephenso MMP bersama dengan 21 ABK. Dengan selesainya proses evakuasi, operasi SAR dinyatakan ditutup. "Tim SAR kembali dengan kesiapsiagaan," tandas Octavianto.
Diketahui, kapal tanker KM Golden Ocean, pagi tadi sekira pukul 09.41 Wita, dikabarkan terbakar di perairan Bontang, Kalimantan Timur. Ada 22 ABK meminta evakuasi dari atas kapal di posisi koordinat N 0° 5' 5.05" E 117°54'50.00" di perairan Bontang.
Belum diketahui jelas sebab terbakarnya kapal itu Namun dari laporan ABK, bahwa ABK di atas kapal, meminta bantuan dengan sandi kedaruratam saat berkomunikasi di radio.