Kisah ayah lumpuh di Bali, dirawat 2 anaknya hingga dicerai istri

Malang sekali nasib dialami I Nyoman Berata (48), warga Susut, Desa Muncan, Selat, Karangasem di Bali ini. Dia hanya bisa tergolek lemah di atas kasur beralaskan tikar karena mengalami kelumpuhan.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Kisah ayah lumpuh di Bali, dirawat 2 anaknya hingga dicerai istri
Warga Bali lumpuh dirawat dua anaknya. ©2016 Merdeka.com/Gede Nadi Jaya

Malang sekali nasib dialami I Nyoman Berata (48), warga Susut, Desa Muncan, Selat, Karangasem di Bali ini. Dia hanya bisa tergolek lemah di atas kasur beralaskan tikar karena mengalami kelumpuhan.Ironisnya lagi, dalam keadaan lumpuh Berata ditinggal cerai istrinya. Bahkan dalam kondisi ini dia harus tinggal bersama kedua anaknya masih pada kecil. Kedua anaknya itu, yakni I Wayan Putra Darmayasa, sedang duduk di kelas V SD dan NI Kadek Novinta Damayanti Eka baru berumur 6 tahun.Awalnya Berata tinggal di rumah gubuk tidak jauh dari rumah saudaranya. Namun, sejak beberapa bulan lalu karena kondisinya terus drop. Akhirnya mantan sopir truk ini dipindah ke rumah sang adik.Dia tidak bisa bergerak dan hanya bisa tertidur di ranjang. Bahkan sebagian badannya juga sudah kaku diduga kena stroke. Bahkan karena terlalu sering tidur bagian pinggang sampai terjadi luka.Menurut Wayan Mudiana (34), adik Berata, selama ini sudah dilakukan pengobatan dari dokter hingga para Balian (dukun Bali). Namun, tidak juga kunjung sembuh."Sempat dibawa ke Sanglah (RSUP) dan juga ke Balian di Karangasem malah dibilang normal, saya juga tidak paham," ujar Mudiana, Kamis (1/12).Bahkan sejak dua tahun lalu Berata juga sudah mulai buta. Sementara sang istri sejak dua tahun lalu sudah meninggalkannya dengan cara bercerai."Istrinya minta cerai lantaran tidak kuat merawat. Sekarang hanya dirawat oleh kedua anaknya, ibu saya dan saya," ujarnya.Pihak keluarga berharap agar kedua anaknya Berata bisa mendapat beasiswa miskin. Karena sejatinya kondisi keluarga tersebut tidak mampu.Sementara itu Tim Reaksi Cepat Perlindungan anak Bali IA Alit Ratnawati sempat mengunjungi keluarga tersebut. Ratnawati sendiri mengakui kalau pihaknya fokus perhatian kepada dua anak.Karena kondisi ayah yang tidak bisa bekerja dan sakit dan ibu tidak ada sudah cerai kelanjutan sekolah sang anak menjadi perhatiannya. Untuk itu pihaknya akan berjuang agar anak tersebut bisa mendapatkan beasiswa.

Rekomendasi