"Bukan bohong lagi, sangat bohong."Begitulah respon pertama kali yang ditunjukkan Direktur Tahanan dan Penitipan Barang Bukti (DirTahti) Polda Metro Jaya AKBP Barnabas ketika ditanya awak media terkait keluhan terdakwa Jessica Kumala Wongso soal sel tahanan yang kotor, pengap serta intimidasi.Yah, dalam nota pembelaan atau pleidoi yang dibacakan, Jessica menumpahkan segala keluh kesah. Jessica mengaku sangat tertekan. Dia mengaku mendapat sel yang sangat tidak layak dan banyak kecoa. Sel itu juga letaknya terpisah dari siapa pun sehingga dia ketakutan."Saya ditempatkan di satu sel yang ukurannya tidak lebih 1,5 x 2,5 meter. Saya diperingatkan kalau tahanan lain akan melakukan hal yang tidak baik terhadap saya, tidak ada satu barang pun yang saya miliki dan tidak boleh dikunjungi keluarga sampai lima hari ke depan," kata Jessica sambil menangis ketika membacakan pleidoinya.Jessica mengaku satu-satunya benda yang ada di sana adalah sepotong pakaian kotor di lantai. Saat berada di sel tersebut, ia mengaku menangis dan bertanya-tanya apa yang sudah dilakukannya sehingga dirinya diperlakukan seperti itu."Saya mencoba mencari orang lain karena saya sangat takut berada di sana. Saya tidak berani membayangkan bagaimana perasaan orangtua saya. Lalu saya coba mengintip dari satu-satunya celah untuk berkomunikasi, yaitu lubang kecil di pintu besi, tapi tidak ada seorang pun di sana," katanya.Tudingan itu pun membuat Barnabas kesal. Pasalnya, ia sudah berusaha membuat Jessica senyaman mungkin saat menjadi tahanan Polda Metro Jaya lantaran kasus yang membelitnya termasuk tak biasa."Bukan bohong lagi, sangat bohong. Kita perlakukan Jessica sangat baik kok. Saya menugaskan dua orang polwan saya setiap hari untuk temanin dia. Itu dari saya sebagai kepala rutan di sini. Jadi memang koordinasi ya saya sama penyidik. Karena ini kan termasuk kasus yang sangat unik. Maka saya pun menugaskan dua polwan saya setiap hari. Khususnya malam hari untuk menemani dia," ujar Barnabas di Mapolda Metro Jaya, Rabu (19/10).
Advertisement
Menurut Barnabas, dirinya menugaskan dua polwan untuk menemani Jessica agar terhindar intimidasi dari tahanan lain. Selain itu, lanjutnya, agar Jessica ada teman ngobrol sehingga tidak terlalu stres dalam hadapi kasusnya."Ya ngobrol yang ringan-ringan aja. Saya sampaikan kepada polwan saya jangan sekali-sekali ngobrol yang berkaitan dengan pokok perkaranya dia. Itu bukan domain kita, itu urusan penyidik lah," katanya.Tak ayal, dengan segala upaya yang dilakukan, Barnabas pun menyebut Jessica tak tahu terima kasih."Penanganan tahanan untuk Jessica kita lakukan sangat serius kok. Kalau dia mengatakan rutannya kotor, dapat intimidasi itu bohong, Jessica tidak tahu terima kasih," tegasnya.Sebelumnya, Kapolda Metro Jaya Irjen M. Iriawan pun menanggapi 'nyinyir' tudingan Jessica saat jadi penghuni tahanan Polda Metro Jaya."Mungkin (Jessica) sudah biasa menginap di hotel kali," sindir Kapolda.